25.6 C
Probolinggo
Tuesday, October 4, 2022

Antisipasi Pencatutan Nama oleh Parpol, Buka Posko Pengaduan

PASURUAN, Radar Bromo – Bawaslu Kota Pasuruan membuka posko aduan masyarakat (PAM) untuk tahapan Pemilu 2024 yang mulai berjalan. Tujuannya menampung aduan masyarakat apabila menemukan indikasi pelanggaran selama proses pemilu berlangsung. Termasuk kemungkinan adanya pencatutan nama sebagai anggota partai politik (parpol).

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh. Anas menyampaikan pentingnya perlindungan data pemilih dalam tahapan pemilu seperti sekarang. Mengingat masa pendaftaran partai politik di KPU RI baru saja berakhir. Dan sebentar lagi akan memasuki tahapan verifikasi administrasi di daerah.

”Sehingga saat ini adalah momen yang rawan sebenarnya untuk dimanfaatkan oleh partai politik dalam menggunakan data anggotanya,” jelas Anas.

Dia menegaskan, Bawaslu akan mengawasi proses tahapan verifikasi administrasi partai politik dengan berbekal data parpol yang diunggah pada sistem partai politik (sipol). Termasuk langsung menindaklanjuti adanya aduan masyarakat yang namanya dicatut secara sepihak sebagai anggota partai politik. Sebab, kata Anas, bila hal itu terjadi akan sangat merugikan warga yang namanya dicatut.

”Pencatutan nama secara sepihak oleh parpol adalah bagian pelanggaran. Dan kalau dibiarkan tentu sangat merugikan orang yang dicatut namanya,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat bisa mengadukannya ke Bawaslu Kota Pasuruan. Atau mereka juga bisa menyampaikan aduannya secara online.

Bahkan, kata Anas, masyarakat luas bisa mengecek keberadaan datanya secara online. Sehingga mereka bisa tahu apakah NIK-nya dipakai partai politik tertentu untuk memenuhi syarat dalam pendaftaran sebagai peserta pemilu.

PASURUAN, Radar Bromo – Bawaslu Kota Pasuruan membuka posko aduan masyarakat (PAM) untuk tahapan Pemilu 2024 yang mulai berjalan. Tujuannya menampung aduan masyarakat apabila menemukan indikasi pelanggaran selama proses pemilu berlangsung. Termasuk kemungkinan adanya pencatutan nama sebagai anggota partai politik (parpol).

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Moh. Anas menyampaikan pentingnya perlindungan data pemilih dalam tahapan pemilu seperti sekarang. Mengingat masa pendaftaran partai politik di KPU RI baru saja berakhir. Dan sebentar lagi akan memasuki tahapan verifikasi administrasi di daerah.

”Sehingga saat ini adalah momen yang rawan sebenarnya untuk dimanfaatkan oleh partai politik dalam menggunakan data anggotanya,” jelas Anas.

Dia menegaskan, Bawaslu akan mengawasi proses tahapan verifikasi administrasi partai politik dengan berbekal data parpol yang diunggah pada sistem partai politik (sipol). Termasuk langsung menindaklanjuti adanya aduan masyarakat yang namanya dicatut secara sepihak sebagai anggota partai politik. Sebab, kata Anas, bila hal itu terjadi akan sangat merugikan warga yang namanya dicatut.

”Pencatutan nama secara sepihak oleh parpol adalah bagian pelanggaran. Dan kalau dibiarkan tentu sangat merugikan orang yang dicatut namanya,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat bisa mengadukannya ke Bawaslu Kota Pasuruan. Atau mereka juga bisa menyampaikan aduannya secara online.

Bahkan, kata Anas, masyarakat luas bisa mengecek keberadaan datanya secara online. Sehingga mereka bisa tahu apakah NIK-nya dipakai partai politik tertentu untuk memenuhi syarat dalam pendaftaran sebagai peserta pemilu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/