Badan Ad Hoc Sanggup Bekerja di Tengah Pandemi

PURWOREJO, Radar Bromo – Badan ad hoc penyelenggara Pilwali Kota Pasuruan 2020, akan kembali diaktifkan. KPU Kota Pasuruan memastikan seluruh petugas yang sempat dinonaktifkan setelah dilantik siap bekerja di tengah pandemi Covid-19.

Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kota Pasuruan Nanang Abidin mengaku, sudah berkoordinasi dengan seluruh badan ad hoc secara dalam jaringan (daring). “Semua menyatakan siap melanjutkan tahapan Pilwali 2020,” ujarnya.

Badan ad hoc penyelenggara itu ada 122 orang. PPK sebanyak 20 orang dan PPS berjumlah 102 orang. Seluruhnya, kata Nanang, tidak ada yang dinyatakan tidak memenuhi syarat selama dinonaktifkan. Seperti menikah dengan sesama penyelengara, mengundurkan diri, dan meninggal dunia. “Semua juga dalam keadaan sehat. Tidak ada yang terpapar virus korona,” jelasnya.

Namun, KPU akan memastikan kesanggupan badan ad hoc penyelenggara bisa bekerja di tengah pandemi secara tertulis. Pihaknya mengagendakan adanya penandatanganan kesanggupan badan ad hoc penyelenggara dalam waktu dekat. “Nanti akan ada penandatanganan ulang mengenai kesanggupan badan ad hoc, baik PPK atau PPS,” ujarnya.

Di sisi lain, PKPU Nomor 5/2020 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada, sudah disahkan. Di dalam PKPU itu disebutkan masa kerja badan ad hoc penyelenggara mulai diaktifkan kembali pada 15 Juni 2020. “Mengenai SK (surat keputusan) dan pengaktifan kembali badan ad hoc kami akan menyesuaikan dengan peraturan,” ujar Nanang. (tom/rud)