alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Tiga Parpol Baru di Kota Probolinggo Sambangi KPU

MAYANGAN, Radar Bromo-Menjelang Pemilihan Umum 2024, sejumlah partai politik akan melakukan pendaftaran sebagai peserta pesta demokrasi lima tahunan. Kabar terbaru, setidaknya ada 75 parpol baru yang tengah mengurus persyaratan ke Kemenkum-HAM.

Di Kota Probolinggo, sejauh ini baru tiga parpol baru yang sudah mendatangi KPU. Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri mengatakan, persiapan pendaftaran parpol ke KPU dimulai Juni-Juli. Agustus, sudah masuk masa pendaftaran.

Karena itu, jika memang parpol tersebut hendak berpartisiasi dalam Pemilu 2024, seharusnya saat ini sudah mulai mengurus persyaratannya. Sehingga ketika pendaftaran ke KPU pada Agustus mendatang, tidak terganjal masalah.

“Untuk pendaftaran parpol ini tidak lagi berbicara parpol lama dan baru. Semuanya mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku. Jika tidak bisa mengikuti, maka baik parpol lama maupun baru tidak bisa berpartisipasi pada Pemilu 2024,” jelasnya, kemarin (12/4).

Sejauh ini, kata Hudri, ada tiga parpol baru yang telah bersilaturahmi dengan KPU pada akhir 2021. Yakni, Partai Gelora, Partai Kedaulatan Rakyat, dan Partai Ummat. “Yang lain belum tahu. Soalnya itu kan banyak. Namun yang sudah berkirim surat dan bersilaturahmi ke kantor KPU ada tiga parpol yang baru tadi,” katanya. (rpd/rud)

MAYANGAN, Radar Bromo-Menjelang Pemilihan Umum 2024, sejumlah partai politik akan melakukan pendaftaran sebagai peserta pesta demokrasi lima tahunan. Kabar terbaru, setidaknya ada 75 parpol baru yang tengah mengurus persyaratan ke Kemenkum-HAM.

Di Kota Probolinggo, sejauh ini baru tiga parpol baru yang sudah mendatangi KPU. Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri mengatakan, persiapan pendaftaran parpol ke KPU dimulai Juni-Juli. Agustus, sudah masuk masa pendaftaran.

Karena itu, jika memang parpol tersebut hendak berpartisiasi dalam Pemilu 2024, seharusnya saat ini sudah mulai mengurus persyaratannya. Sehingga ketika pendaftaran ke KPU pada Agustus mendatang, tidak terganjal masalah.

“Untuk pendaftaran parpol ini tidak lagi berbicara parpol lama dan baru. Semuanya mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku. Jika tidak bisa mengikuti, maka baik parpol lama maupun baru tidak bisa berpartisipasi pada Pemilu 2024,” jelasnya, kemarin (12/4).

Sejauh ini, kata Hudri, ada tiga parpol baru yang telah bersilaturahmi dengan KPU pada akhir 2021. Yakni, Partai Gelora, Partai Kedaulatan Rakyat, dan Partai Ummat. “Yang lain belum tahu. Soalnya itu kan banyak. Namun yang sudah berkirim surat dan bersilaturahmi ke kantor KPU ada tiga parpol yang baru tadi,” katanya. (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/