KADEMANGAN, Radar Bromo - KPU Kota Probolinggo harus mengeluarkan anggaran tidak sedikit untuk tempat penyimpanan logistik Pemilu 2024.
Kebutuhan gudang yang luas, mengharuskan KPU menyewa gudang khusus di Jalan Anggrek Kota Probolinggo.
Dengan biaya sewa Rp 300 juta lebih untuk 2 tahun.
Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri mengatakan, sebelum logistik Pemilu 2024 datang, pihaknya sudah harus memastikan gudang penyimpanan logistik siap.
Baca Juga: Motor Lurah di Kota Probolinggo Perlu Diremajakan
Sebab, KPU tidak memiliki gudang yang memadai. “Memang ada gudang di kantor KPU setempat. Namun, gudang itu tidak cukup untuk menampung keseluruhan logistik Pemilu 2024,” kata Hudri.
“Akhirnya, KPU memutuskan untuk menyewa gudang yang luas, tidak bocor, dan aman,” imbuh aktivis Kahmi tersebut.
Awalnya, pihaknya ingin menyewa gudang bulog dengan luas 1.000 meter persegi lebih.
Baca Juga: Soal Pencairan PIP Jalur Khusus Aspirasi, Ternyata Tak Wajib Lampirkan Foto Sertifikat
Namun, hal itu tidak dapat izin dari kantor pusat untuk disewakan. Sebab, akan digunakan untuk tempat pengiriman beras.
Akhirnya, KPU menyewa gudang di tepi Jalan Anggrek, persimpangan Pilang ke arah utara. Luasnya 600 meter persegi.
“Sebelum menyewa, sudah kami pastikan gudang itu tidak bocor, rembes, dan aman,” tuturnya.
Baca Juga: Pos Simpang Empat Randu Pangger Terkendala Lahan
Gudang itu disewa dua tahun, sampai 2025 dengan harga sewa Rp 300 juta lebih. Itu artinya, sewa gudang itu setahun sekitar Rp 150 juta lebih.
Artikel Terkait
Hari Kesepuluh, Belum Ada Parpol Daftarkan Calegnya di KPU Kota Probolinggo
KPU Kota Probolinggo Sosialisasi Pemilu di Bromo Fishing
Ada Data RT/RW 0, KPU Kota Probolinggo Pastikan Tidak Ada Pemilih Siluman
Dana Hibah KPU Kota Probolinggo untuk Pilwali 2024 Ditambah
Kotak Suara Masuk Gudang KPU Kota Probolinggo, Dijaga Polisi, Dilengkapi CCTV-APAR