Parpol di Kota Mulai Siapkan Tim Pemenangan Capres, Kriterianya…

PROBOLINGGO – Tim Pemenangan capres-cawapres di tingkat pusat sudah terbentuk. Sementara di Kota Probolinggo, sejumlah parpol mulai bergerak membentuk tim pemenangan.

“Paling lambat minggu ini sudah terbentuk tim pemenangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno di Kota Probolinggo,” ujar Hamid Rusdi, sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Probolinggo saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo.

Tim pemenangan ini akan melibatkan semua unsur parpol yang berkoalisi. Namun, mengenai ketua tim, Hamid memastikan dari Gerindra.

“Sudah ada instruksi dari Tim Pemenangan Pusat bahwa ketua tim pemenangan dari Gerindra. Sedangkan posisi seperti wakil ketua dan sekretaris bisa diisi oleh partai koalisi,” jelasnya.

Selain melibatkan parpol, tim pemenangan Prabowo-Sandi juga akan melibatkan relawan. “Tapi, relawan ini akan diresmikan setelah tim pemenangan terbentuk,” ujarnya.

Parpol pendukung Prabowo-Sandiaga sendiri ada empat. Yaitu, Partai Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS.

Hal yang sama diungkapkan Titin Andriani, pengurus DPC PDIP Kota Probolinggo. Dia memastikan segera membentuk tim pemenangan capres-cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Sekarang masih persiapan pembentukan tim pemenangan. Besok (10/9, Red) akan ada rapat di DPD PDIP Jatim untuk pembentukan tim pemenangan,” jelasnya.

Meski masih persiapan, anggota DPRD Kota Probolinggo ini mengaku, komunikasi secara informal dengan partai pendukung telah dilakukan. Adapun parpol pendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin antara lain PDIP, PPP, PKB, Golkar, Nasdem, PSI, Perindo, PKPI, dan Hanura.

Hal yang sama diungkapkan Agus Rianto, sekretaris DPC PDIP Kota Probolinggo. “Insya Allah ada (tim pemenangan). Cuma untuk pembentukan masih nunggu hasil rapat besok di DPD,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo ini juga memastikan, sudah ada komunikasi informal dengan sejumlah parpol pendukung. “Komunikasi ada. Cuma tinggal menyepakati siapa yang jadi ketua. Bisa tokoh partai, ketua partai, atau tokoh masyarakat yang nantinya jadi kesepakatan partai pendukung,” jelasnya. (put/hn)