alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Fraksi PKB-Golkar WO, Perubahan AKD Dilanjut

PAJARAKAN, Radar Bromo – Rapat Paripurna Perubahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kabupaten Probolinggo, dilanjutkan, Sabtu (9/4) sore. Namun, tetap tak kondusif. Paripurna para wakil rakyat ini diwarnai aksi walk out (WO) seluruh anggota Fraksi PKB dan Fraksi Golkar.

Namun, WO-nya belasan anggota dewan dari dua partai itu tak membuat fraksi lain menggagalkan pembahasan AKD. Rapat tetap dilanjut sampai putusan pembentukan komposisi AKD. Sejumlah fraksi yang melanjutkan rapat itu, di antaranya Fraksi Partai Nasdem, Gerindra, PPP, dan PDIP.

Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto mengatakan, melalui mekanisme keputusan yang diambil secara mufakat, sudah diputuskan kalau DPRD Kabupaten Probolinggo mempunyai struktur AKD baru. Keputusan itu sesuai prosedur.

Ia mengatakan, pihak partai boleh mengajukan melalui fraksi. Pemindahan nama-nama merupakan hal lumrah. Pihaknya juga sudah memberikan kesempatan kepada semua fraksi mengusulkan anggotanya untuk mengisi perubahan AKD. “Hal ini merupakan bentuk dari dinamika politik,” katanya.

Disinggung mengenai adanya anggota yang WO, Andi menganggapnya biasa. Ia menyakini ke depan PKB dan Golkar, bersama pihaknya akan tetap bersama-sama membangun DPRD dengan lebih baik.

Sementara, Nasdem, PPP, Gerindra, dan PDIP, sepakat terkait perubahan komposisi AKD. Dengan harapan dapat memberikan sumbangsih yang baik kepada masyarakat. “Karena pada dasarnya bukan tentang siapa menang atau kalah. Melainkan untuk berbuat baik kepada masyarakat melalui kekompakan,” ujar politisi Nasdem ini.

Bukan hanya anggota, Wakil Ketua DPRD Oka Mahendra, juga ikut WO. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Probolinggo, ini mengatakan rapat paripurna ini cacat mekanisme dan administrasi. Sebelum rapat paripurna, pihaknya sudah bersurat kepada pimpinan dan sekretaris dewan, Jumat (8/4).

PAJARAKAN, Radar Bromo – Rapat Paripurna Perubahan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kabupaten Probolinggo, dilanjutkan, Sabtu (9/4) sore. Namun, tetap tak kondusif. Paripurna para wakil rakyat ini diwarnai aksi walk out (WO) seluruh anggota Fraksi PKB dan Fraksi Golkar.

Namun, WO-nya belasan anggota dewan dari dua partai itu tak membuat fraksi lain menggagalkan pembahasan AKD. Rapat tetap dilanjut sampai putusan pembentukan komposisi AKD. Sejumlah fraksi yang melanjutkan rapat itu, di antaranya Fraksi Partai Nasdem, Gerindra, PPP, dan PDIP.

Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto mengatakan, melalui mekanisme keputusan yang diambil secara mufakat, sudah diputuskan kalau DPRD Kabupaten Probolinggo mempunyai struktur AKD baru. Keputusan itu sesuai prosedur.

Ia mengatakan, pihak partai boleh mengajukan melalui fraksi. Pemindahan nama-nama merupakan hal lumrah. Pihaknya juga sudah memberikan kesempatan kepada semua fraksi mengusulkan anggotanya untuk mengisi perubahan AKD. “Hal ini merupakan bentuk dari dinamika politik,” katanya.

Disinggung mengenai adanya anggota yang WO, Andi menganggapnya biasa. Ia menyakini ke depan PKB dan Golkar, bersama pihaknya akan tetap bersama-sama membangun DPRD dengan lebih baik.

Sementara, Nasdem, PPP, Gerindra, dan PDIP, sepakat terkait perubahan komposisi AKD. Dengan harapan dapat memberikan sumbangsih yang baik kepada masyarakat. “Karena pada dasarnya bukan tentang siapa menang atau kalah. Melainkan untuk berbuat baik kepada masyarakat melalui kekompakan,” ujar politisi Nasdem ini.

Bukan hanya anggota, Wakil Ketua DPRD Oka Mahendra, juga ikut WO. Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Probolinggo, ini mengatakan rapat paripurna ini cacat mekanisme dan administrasi. Sebelum rapat paripurna, pihaknya sudah bersurat kepada pimpinan dan sekretaris dewan, Jumat (8/4).

MOST READ

BERITA TERBARU

/