alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Hanura Serahkan Hasil Survei Bacawali Pasuruan ke DPP

PASURUAN, Radar Bromo – Selangkah lagi, Partai Hanura bakal menetapkan bakal calon wali kota yang akan didukung dalam Pilwali 2020. Sebelum mandat itu turun, masing-masing orang yang melamar ke partai tersebut bakal menjalani fit and proper test.

Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kota Pasuruan Yudi Tri Prabowo mengungkapkan, enam pendaftar sudah memenuhi kualifikasi awal sesuai ketentuan partai. Mulai dari tahap administrasi hingga yang terakhir yakni menyerahkan hasil survei.

Ia menyebut, DPP Partai Hanura memang meminta seluruh pendaftar menyerahkan hasil survei itu akhir Januari lalu. “Semua berkas bacawali sudah diserahkan ke DPP, termasuk hasil survei kemarin masing-masing sudah diserahkan,” jelasnya.

Dengan begitu, kewenangan selanjutnya otomatis beralih ke DPP Partai Hanura. Yudi mengatakan, sebelum partai mengeluarkan rekomendasi, akan lebih dulu memanggil para pendaftar.

Bisa jadi, kata Yudi, partai hanya memanggil beberapa nama yang memiliki elektabilitas tertinggi sesuai dengan survei. Pemanggilan itu untuk tahapan fit and proper test. Kandidat yang dipanggil akan ditanya seputar kesiapannya maju dalam kontestasi politik dan sebagainya.

“Tahapan selanjutnya sudah di ranah DPP. Kami tinggal menunggu pleno keputusan DPP,” pungkas Yudi. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Selangkah lagi, Partai Hanura bakal menetapkan bakal calon wali kota yang akan didukung dalam Pilwali 2020. Sebelum mandat itu turun, masing-masing orang yang melamar ke partai tersebut bakal menjalani fit and proper test.

Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kota Pasuruan Yudi Tri Prabowo mengungkapkan, enam pendaftar sudah memenuhi kualifikasi awal sesuai ketentuan partai. Mulai dari tahap administrasi hingga yang terakhir yakni menyerahkan hasil survei.

Ia menyebut, DPP Partai Hanura memang meminta seluruh pendaftar menyerahkan hasil survei itu akhir Januari lalu. “Semua berkas bacawali sudah diserahkan ke DPP, termasuk hasil survei kemarin masing-masing sudah diserahkan,” jelasnya.

Dengan begitu, kewenangan selanjutnya otomatis beralih ke DPP Partai Hanura. Yudi mengatakan, sebelum partai mengeluarkan rekomendasi, akan lebih dulu memanggil para pendaftar.

Bisa jadi, kata Yudi, partai hanya memanggil beberapa nama yang memiliki elektabilitas tertinggi sesuai dengan survei. Pemanggilan itu untuk tahapan fit and proper test. Kandidat yang dipanggil akan ditanya seputar kesiapannya maju dalam kontestasi politik dan sebagainya.

“Tahapan selanjutnya sudah di ranah DPP. Kami tinggal menunggu pleno keputusan DPP,” pungkas Yudi. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/