alexametrics
27C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Malik Klaim Ditunjuk DPW Maju Jadi Bupati di Pilkada 2024

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GENDING, Radar Bromo – Pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah di Kabupaten Probolinggo, baru akan digelar 2024 mendatang. Jauh sebelum digelar, DPC PKB Kabupaten Probolinggo sudah berancang-ancang, untuk memberangkatkan kadernya maju dan ikut di kontestasi.

Bahkan di pilkada 2024 nanti, partai ini bersiap mencalonkan Malik Haramain. Nama Malik muncul setelah Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab I) yang digelar di gedung DPC PKB setempat yang berada di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Sabtu (3/4), lalu.

Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Abdul Malik Haramain mengatakan, dirinya ditunjuk oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jatim, untuk kembali maju sebagai calon Bupati Probolinggo. Sebelumnya di pilkada 2019 silam, Malik memang pernah maju. Namun kalah dari petahana.

Malik mengatakan, penunjukan dirinya bukan tanpa alasan. PKB, kata Malik, memintanya untuk mengubah Kabupaten Probolinggo lebih sejahtera dan lebih maju.

“Gus Halim Iskandar, Ketua DPW menginstruksikan, untuk mengusung ketua DPC dan mencalonkan kembali pada Pilkada 2024 mendatang. DPW PKB juga meminta untuk mempersiapkan mesin politik mendatang, utamanya pada PAC dan ranting,” ujarnya, Minggu (4/4).

Ia menjelaskan, untuk pendampingnya atau wakil pada saat pemilihan, pihak DPC masih akan melihat melihat perkembangan politik 2-3 tahun ke depan. Meski begitu pihaknya telah melakukan kajian dan analisa siapa yang nantinya akan menjadi pendamping dalam pilkada.

“Bisa kader partai, bisa dari nonpartai. Yang terpenting nantinya masih banyak pertimbangan, selain dari popularitas. Siapa orangnya nanti, yang jelas dapat meningkatkan petensi kemenangan pada pilkada mendatang,” ujarnya.

Pada Muskercab I itu juga diminta oleh DPW untuk segara membentuk tim lembaga pemenangan baik di legislatif. Pihaknya juga menargetkan pada pemilu berikutnya dapat menangkan kursi legislatif dengan jumlah kenangan 12-15 kursi. Hal ini nantinya yang akan menentukan DPC PKB akan menggunakan koalisi atau tidak.

“Jelasnya nanti akan dilihat dari perolehan kursi pada legislatif pada pileg. Sehingga itu yang akan menjadi rujukan pada pilkada November 2024,” ujarnya.

Pihaknya optimistis akan dapat memenangkan pilkada. Selain dari struktur dan kader partai yang saat ini solid. “Dengan potensi yang ada, kami yakin dapat memenangkan Pilkada mendatang. Untuk mengubah Kabupaten Probolinggo, ya salah satunya dengan merebut kursi kekuasaan,” ujarnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

GENDING, Radar Bromo – Pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah di Kabupaten Probolinggo, baru akan digelar 2024 mendatang. Jauh sebelum digelar, DPC PKB Kabupaten Probolinggo sudah berancang-ancang, untuk memberangkatkan kadernya maju dan ikut di kontestasi.

Bahkan di pilkada 2024 nanti, partai ini bersiap mencalonkan Malik Haramain. Nama Malik muncul setelah Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab I) yang digelar di gedung DPC PKB setempat yang berada di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Sabtu (3/4), lalu.

Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Abdul Malik Haramain mengatakan, dirinya ditunjuk oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jatim, untuk kembali maju sebagai calon Bupati Probolinggo. Sebelumnya di pilkada 2019 silam, Malik memang pernah maju. Namun kalah dari petahana.

Mobile_AP_Half Page

Malik mengatakan, penunjukan dirinya bukan tanpa alasan. PKB, kata Malik, memintanya untuk mengubah Kabupaten Probolinggo lebih sejahtera dan lebih maju.

“Gus Halim Iskandar, Ketua DPW menginstruksikan, untuk mengusung ketua DPC dan mencalonkan kembali pada Pilkada 2024 mendatang. DPW PKB juga meminta untuk mempersiapkan mesin politik mendatang, utamanya pada PAC dan ranting,” ujarnya, Minggu (4/4).

Ia menjelaskan, untuk pendampingnya atau wakil pada saat pemilihan, pihak DPC masih akan melihat melihat perkembangan politik 2-3 tahun ke depan. Meski begitu pihaknya telah melakukan kajian dan analisa siapa yang nantinya akan menjadi pendamping dalam pilkada.

“Bisa kader partai, bisa dari nonpartai. Yang terpenting nantinya masih banyak pertimbangan, selain dari popularitas. Siapa orangnya nanti, yang jelas dapat meningkatkan petensi kemenangan pada pilkada mendatang,” ujarnya.

Pada Muskercab I itu juga diminta oleh DPW untuk segara membentuk tim lembaga pemenangan baik di legislatif. Pihaknya juga menargetkan pada pemilu berikutnya dapat menangkan kursi legislatif dengan jumlah kenangan 12-15 kursi. Hal ini nantinya yang akan menentukan DPC PKB akan menggunakan koalisi atau tidak.

“Jelasnya nanti akan dilihat dari perolehan kursi pada legislatif pada pileg. Sehingga itu yang akan menjadi rujukan pada pilkada November 2024,” ujarnya.

Pihaknya optimistis akan dapat memenangkan pilkada. Selain dari struktur dan kader partai yang saat ini solid. “Dengan potensi yang ada, kami yakin dapat memenangkan Pilkada mendatang. Untuk mengubah Kabupaten Probolinggo, ya salah satunya dengan merebut kursi kekuasaan,” ujarnya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2