IBADAH puasa merupakan ibadah yang diperintahkan atau diserukan kepada orang yang beriman. Salah satu bukti kebenaran iman seseorang adalah kepatuhannya melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
Dengan demikian, sesungguhnya ibadah puasa juga merupakan sebuah ujian iman. Setiap orang beriman pasti diuji. Allah SWT telah menegaskan; “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan berkata, ‘Kami telah beriman,’ sedangkan mereka tidak diuji lagi?”
Dengan adanya iman, maka lapar dan dahaga akan terasa ringan dan mudah. Bahkan, karena iman, lapar dan haus ketika puasa mendatangkan kenikmatan serta kebahagiaan. Orang yang kurang beriman, jika berpuasa mungkin merasa menderita. Tapi, bagi orang yang beriman, akan merasakan bahagia.
Puasa merupakan salah satu ibadah yang sangat penting dalam agama Islam. Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh keberkahan dan pahala besar. Puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu. Puasa merupakan ujian iman bagi setiap umat muslim.
Dalam suatu hadis qudsi, Rasulullah SAW menyampaikan firman Allah SWT; "Puasa adalah sebuah benteng. Oleh karena itu, jika seseorang di antara kamu berpuasa, maka jangan berkata kotor, jangan berbuat jahil (berperilaku bodoh). Dan, jika seseorang datang memusuhi atau mencaci maki, maka (jangan layani, dan) katakan, ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.” (H.R. Bukhari).
Sebagai ujian iman, puasa mengajarkan kita untuk mengendalikan diri dan menahan hawa nafsu. Selain itu, puasa juga mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap kondisi orang lain yang membutuhkan bantuan. Puasa dapat mengajarkan kepedulian dan empati terhadap sesama manusia.
Saat berpuasa, kita akan merasakan betapa nikmatnya makanan dan minuman yang sering dianggap sebagai hal yang biasa dan mudah didapatkan. Dalam kondisi seperti ini, puasa dapat mengajarkan kita untuk lebih bersyukur dan menghargai nikmat Allah SWT.
Tidak mudah menjalankan puasa dengan baik dan benar. Puasa menuntut kesabaran, ketekunan, dan keikhlasan dalam melaksanakannya. Terlebih lagi ketika menjalankan puasa di tengah-tengah kesibukan dan aktivitas sehari-hari. Namun, jika mampu menjalankan puasa dengan ikhlas dan tulus, akan mendapatkan keberkahan dan pahala yang besar dari Allah SWT.
Puasa benar-benar merupakan latihan dan ujian kesadaran akan adanya Tuhan Yang Mahahadir dan yang mutlak. Tidak pernah lengah sedikitpun dalam pengawasan-Nya terhadap segala tingkah laku hamba-hamba-Nya.
Puasa adalah penghayatan nyata akan makna firman bahwa; "Dia (Allah) itu bersama kamu di mana pun kamu berada, dan Allah itu Mahaperiksa akan segala sesuatu yang kamu perbuat." (QS al-Hadid: 4)
Karena itu, sebagai umat muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan, kita harus menjadikan puasa sebagai ujian iman yang akan menguji sejauh mana kemampuan dalam mengendalikan diri. Menahan hawa nafsu dan memperdalam keimanan dan takwa kepada Allah SWT.
Terakhir, marilah berdoa kepada Allah SWT agar kita diberikan kemampuan menjalankan ibadah puasa dengan baik dan benar. Serta, mendapatkan keberkahan dan pahala yang besar dari-Nya. Aamiin. (*) Editor : Jawanto Arifin