PASURUAN, Radar Bromo - Momen Ramadan membuat permintaan pemotongan sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Blandongan, Kota Pasuruan, naik signifikan.
Rata-rata per hari, permintaan pemotongan di RPH mencapai 10 ekor. Hal ini dipengaruhi karena kebutuhan konsumsi tinggi.
Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, Muallif Arif menyebut selama Ramadan, permintaan di RPH tinggi.
Mencapai 10 permintaan. Lebih tinggi dari rata-rata tahun lalu yang hanya delapan permintaan.
Kondisi ini melanjutkan tren positif yang terjadi sejak awal tahun 2026. Sejak Januari, permintaan layanan pemotongan hewan di RPH setiap harinya mencapai 10 ekor.
Kondisi ini mempertegas kejadian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang terjadi di daerah lain, tidak berimbas di Kota Pasuruan.
"Masih positif. Permintaan tetap tinggi. Kami melayani hingga 10 ekor permintaan pemotongan setiap bulannya," jelasnya.
Ayik-sapaannya menyebut, tingginya permintaan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat pada RPH Blandongan.
Mengingat, juru sembelih di RPH Blandongan telah mengantongi sertifikt halal. Di luar itu, bisa jadi konsumsi masyarakat saat ini sedang tinggi.
"Insyaallah trennya tetap tinggi sampai akhir tahun. Kami optimistis permintaan tinggi," sebut Ayik. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin