Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dua Belah Pihak Dimediasi, Isu Santet di Lekok Pasuruan Berakhir Damai

Fuad Alyzen • Rabu, 4 Maret 2026 | 08:05 WIB

MEDIASI: Pihak keluarga Amsori berunding bersama Kapolsek Lekok dan jajaran unit reskrim. 
MEDIASI: Pihak keluarga Amsori berunding bersama Kapolsek Lekok dan jajaran unit reskrim. 

LEKOK, Radar Bromo - Gerak cepat kepolisian menyikapi persoalan isu santet di Kecamatan Lekok, membuahkan hasil. Kedua belah pihak yang terlibat polemik ini, akhirnya mau berdamai.

Setelah melakukan mediasi dan diberi pengertian, akhirnya pihak keluarga Amsori perlahan luluh dan mau berdamai. Pada akhirnya, kedua belah pihak telah menyepakati damai pada Senin (2/3).

Sebelumnya, terjadi permasalahan antara Mustofa, 80, warga Desa Pasinan dan Amsori, 52, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan dan sempat membuat geger warga pada Minggu (1/3) malam.

Amsori mengalami sakit dan menduga lanataran kena santet. Keluarganya geram ke Mustofa sampai merusak rumahnya.

Kapolsek Lekok AKP Mawan Budi Probowo menyampaikan, yang menuduh karena disantet diundang ke Mapolsek Lekok.

Begitu juga yang dituduh turut diundang. Sekira pukul 10.30, kedua belah pihak menghadiri panggilan itu.

Karena suasana masih panas, mediasi dilakukan secara terpisah. Keluarga Amsori dilakukan di aula Mapolsek. Sedangkan keluarga Mustofa di ruang kapolsek.

“Waktu mediasi banyak massa. Itu adalah massa dari pihak Amsori. Mereka khawatir tidak dipulangkan atau dihukum. Sehingga puluhan warga mengawal, berkerumun di depan mapolsek. Padahal tidak begitu,” sampainya.

Mawan melanjutkan, selain antarpihak keluarga, hadir juga perangkat dan kepala desa masing-masing. Setelah semuanya berkumpul, kepolisian melakukan mediasi.

Walau sempat memanas, mediasi berhasil. “Akhirnya keluarga Amsori sudah ada lampu hijau menuju islah,” katanya.

Apalagi keduanya merupakan kerabat hingga akhirnya keluarga Amsori minta bantuan kades dan perangkat desa masing-masing untuk islah atau damai.

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah Mustofa di Dusun Kampung Baru, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, mendadak didatangi massa, Minggu (1/3) malam.

Dia dituduh telah menyantet Amsori, yang sudah alami sakit selama tiga hari. Usut punya usut, rupanya dugaan disantet, Amsori telah bermimpi yang arahnya disantet Mustofa. (zen/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pasuruan #massa #lekok #sakit