Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kepadatan Arus di Kota Pasuruan Terkendali, Tak Berlakukan Pengalihan Arus

Fahrizal Firmani • Jumat, 2 Januari 2026 | 08:10 WIB
BELUM TUNTAS: Ruas JLS di Rembang. Sejauh ini, rencana pembangunan JLS Bangil kian tak jelas. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
BELUM TUNTAS: Ruas JLS di Rembang. Sejauh ini, rencana pembangunan JLS Bangil kian tak jelas. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo-Arus lalu lintas selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) relatif terkendali.

Tidak ada peningkatan kendaraan yang sampai menimbulkan kemacetan. Dinas Perhubungan (Dishub) tidak melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) berupa pengalihan arus.

Kepala Dishub Kota Pasuruan, Andriyanto menuturkan arus lalin selama libur nataru, terkendali.

Meski ada peningkatan volume kendaraan, namun tidak sampai menimbulkan kamacetan parah. Sehingga tidak ada pengalihan arus yang dilakukan.

Dishub hanya melakukan penyesuaian pada traffic light (TL) di Persimpangan Kebonagung.

Yakni, nyala lampu merah yang sebelumnya dibuat dua fase, menjadi tiga fase, dengan nyala lampu merah antara 0 sampai 60 detik.

Sementara titik kemacetan dipastikan nihil. Jalur lingkar selatan (JLS) yang biasanya padat selama musim liburan, juga cukup terkendali.

Kondisi ini dimungkinkan ruas jalan tol yang semakin terhubung dari Probolinggo menuju Surabaya atau Malang.

"Alhamdulillah semua terkendali. Titik kemacetan juga nihil. Tapi petugas tetap stand by sebagai langkah antisipasi," katanya.

Andri-sapaannya menyebut puncak arus balik terjadi pada Sabtu (3/1) dan Minggu (4/1).

Namun ia meyakini, meski ada peningkatan kendaraan tidak sampai menimbulkan kemacetan. Dishub tetap menghimbau masyarakat berhati-hati.

 

Sebab, saat ini masuk musim hujan. Potensi banjir bisa terjadi kapan saja. Apalagi jika Sungai Welang dan Petung meluap.

Daerah yang perlu diwaspadai adalah jalur nasional di jalan raya Karangketug, Gadingrejo dan jalur nasional di jalan raya Ir Juanda, Bugulkidul.

"Yang patut diwaspdai adalah potensi bencana. Kalau kemacetan insyaallah bisa terkendali," jelas Andri. (riz/one)

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#JLS #jalan #lalu lintas #nataru #tahun baru #landai #natal