PASURUAN, Radar Bromo-Minimnya capaian retribusi parkir sepanjang tahun ini membuat Dinas Perhubungan (Dishub) merasionalisasinya targetnya di tahun depan.
Dishub mengusulkan target retribusi parkir tahun depan sebesar Rp 2,5 miliar. Lebih rendah separo target dari tahun ini yang besarnya Rp 5,1 miliar.
Kepala Dishub Kota Pasuruan, Andriyanto menuturkan, target retribusi parkir tahun depan mengalami penyesuaian.
Pihaknya mengusulkan target sebesar Rp 2,5 miliar. Jika disetujui, maka dishub telah melakukan penyesuaian sebanyak dua kali.
Sebelumnya, awal 2025, target retribusi parkir sebesar Rp 5,1 miliar. Namun di perubahan APBD 2025, target ini diturunkan menjadi Rp 3,01 miliar atau turun dua miliar lebih.
Alasannya, sepanjang tahun ini, capaiannya minim. Sebab sampai bulan Juli, hanya sekitar Rp 300 jutaan.
"Tahun depan kami usulkan Rp 2,5 miliar. Lebih rendah Rp 2,5 miliar dari target awal tahun. Kami sesuaikan melihat potensi," katanya.
Andri-sapaannya menuturkan penyesuaian ini setelah dishub melakukan uji petik di 120 titik parkir.
Sebab, parkir ini tidak selalu ramai. Dia menyebut kondisi ramai hanya terjadi saat akhir pekan. Saat hujan, parkir sepi. Termasuk saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha juga sepi. Sebab pusat perbelanjaan biasanya tutup.
Tentu untuk bisa memaksimalkan potensi ini tidak mudah. Pihaknya akan memberlakukan sanksi bagi juru parkir (jukir) yang menyetor tidak sesuai fakta di lapangan. Tentunya dengan meningkatkan pengawasan di lapangan.
"Usulan ini sesuai potensi dari hasil uji petik. Asal bisa memenuhi Rp 7 juta sehari, maka bisa tercapai Rp 2,5 miliar setahun," jelas Andri.
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Bahrudien Akbar membenarkan adanya usulan ini.
Walau sebenarnya di tahun depan, daerah sangat mengandalkan pemasukan dari pendapatan asli daerah (PAD) seperti retribusi parkir. Namun dengan kondisi yang ada saat ini, penyesuaian target parkir dinilai realistis.
Usulan tahun depan memang lebih rendah dari APBD 2025 dan P-APBD 2025 karena dishub menyebut jika potensi riilnya adalah Rp 2,5 miliar. Tentunya DPRD berharap usulan ini memang bisa dipenuhi saat berjalan tahun depan.
"Dishub mengusulkan Rp 2,5 miliar. Kami harap jika potensinya sebesar itu, bisa terpenuhi? " sebut Politisi PKB ini. (riz/fun)
Editor : Abdul Wahid