Pemerintah Kota Pasuruan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya yang berusia lanjut. Upaya itu ditempuh melalui Sekolah Lansia Tangguh (Selantang).
Sebanyak 732 lansia di Kota Pasuruan diwisuda. Proses wisuda Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) itu dilaksanakan di Gedung Kesenian Darmoyudo, Rabu (8/10) pagi.
Semangat para lansia dalam mengikuti serangkaian proses wisuda patut diacungi jempol. Di usia mereka yang tak lagi muda, semangat untuk belajar dan berdaya itu tetap melekat.
Sejak pukul 06.00 pagi, para lansia yang akan diwisuda itu telah bersiap mengenakan toga sejak pukul 06.00.
Program Selantang yang yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) ini sudah memasuki tahun ke lima. Kini sudah ada sebanyak 26 Selantang dengan total siswa 732 siswa lansia.
Plt Kepala DPK3AKB Kota Pasuruan, Ir. Sahari Putro M.M mengatakan bahwa tahun ini ada sebanyak 732 siswa lansia yang diwisuda.
Jumlah itu terdiri dari Selantang level satu sebanyak 271 siswa, lalu level dua sebanyak 168 siswa dan S3 sebanyak 254 siswa.
“Tahun ini 2025, Sekolah Tangguh di Kota Pasuruan bertambah menjadi 26 sekolah dan memiliki 732 siswa. Kami berharap sekolah lansia tangguh ini terus berkembang,” ujarnya.
Tahun ini jumlah siswa yang diwisuda lebih banyak daripada tahun kemarin yang berjumlah 627 wisudawan.
Prosesi wisuda secara simbolis diwakilkan oleh 14 siswa yang terdiri dari wisudawan Uti paling tua, Akung paling tua, wisudawan level satu terbaik, level dua terbaik, level tiga terbaik dan pengelola terbaik.
Pemindahan tali toga sebagai simbol resmi kelulusan dilakukan oleh Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si. Dia bersama dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan Suryani Firdaus Adi Wibowo S.Sos,I.,M.I.Kom yang turut memasangkan selempang.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Turut Ucapkan Selamat Kepada Wisudawan.
Yang menjadi spesial bagi para lansia yang diwisuda adalah kebanggaan saat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd juga turut mengucapkan selamat.
Meski tak bisa hadir langsung, Menteri Wihaji menyempatkan untuk mengucapkan apresiasi itu melalui video yang dibuat khusus. “Selamat untuk lansia tangguh Kota Pasuruan yang saat ini diwisuda semoga semakin berdaya. Ini termasuk wisuda terbanyak di Indonesia,” ujarnya dalam video tersebut.
Menurut Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si mengatakan bahwa sebelumnya Menteri Wihaji berniat datang langsung untuk ke Kota Pasuruan untuk mewisuda para siswa-siswi Selantang. Namun, jadwalnya berbenturan dengan tugas negara.
“Tidak bisa datang akhirnya dibuatkan video agar bisa tetap mengapresiasi para lansia tangguh ini,” terangnya.
Wali Kota Adi Wibowo mengungkapkan apresiasi atas semangat belajar lansia. Dia optimistis lewat Selantang ini dapat meningkatkan keberdayaan bagi lansia, meningkatkan kesehatan dan angka harapan hidup.
Dia berharap Indonesia, terutama Kota Pasuruan bisa seperti negara Jepang yang punya angka harapan hidup sampai lebih dari 100 tahun.
“Kami berharap dengan Selantang ini bisa meningkatkan keberdayaan dan angka harapan hidup masyarakat seperti negara Jepang. Itu yang harus dicontoh,” terangnya.
Orang nomor satu di Kota Pasuruan ini berharap agar jumlah Selantang bisa sama dengan jumlah kelurahan di Kota Pasuruan yang berjumlah sebanyak 34 kelurahan. Sedangkan Selantang di Kota Pasuruan tahun ini sebanyak 26 sekolah.
“Saya berharap Selantang di Kota Pasuruan bisa bertambah. Sehingga, setiap kelurahan bisa punya Selantang,” katanya. (ran/*)
Editor : Fandi Armanto