PASURUAN, Radar Bromo-Niat Fit, 14 dan Fir, 14, warga Desa Jogorepuh, kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan untuk pulang ke rumah usai sekolah, berujung tragedi.
Kedua pelajar siswi SMP itu terpleset dan tertabrak oleh truk muat elpiji. Keduanya pun langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa ini terjadi Kamis (15/5) sekitar pukul 13.00. Siang itu keduanya baru saja pulang sekolah.
Mereka hendak pulang ke rumah mereka di Jogorepuh, Pasrepan. Mereka berboncengan mengendarai motor Honda N 2467 TAZ dengan Fit yang mengemudi.
Mereka berjalan dari arah utara ke selatan. Nahas, saat tiba di jalan raya Desa Brambang, Gondangwetan, keduanya terpleset.
Diduga karena pengemudi kurang berkonsentrasi saat berkendara. Sehingga terjatuh ke arah timur jalan.
tabrakBaca Juga: Wah... Daftar Haji Reguler Sekarang, Berangkatnya Tunggu 35 Tahun Mendatang
"Apes saat itu ada truk muat elpiji nopol N 9752 UW yang dikemudikan oleh Budi Prayitno, warga Sekargadung, Gandingrejo dari arah sebaliknya. Berjalan dari arah selatan menuju kota Pasuruan," jelas kanit Gakkum, Ipda M Zulkifli.
Karena jarak sangat dekat, pengemudi truk tidak bisa menghindar. Akibatnya, truk menabrak kedua siswi tersebut.
Mereka langsung meninggal dunia dengan luka pendarahan di hidung dan kepala.
Jenazah kedua korban lantas dibawa ke ruang jenazah RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan untuk divisum.
Sementara, barang bukti (BB) berupa motor yang dikemudikan korban diamankan ke ruang penyimpanan BB di unit laka satlantas polres pasuruan kota di Jalan Balaikota, Pasuruan.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pengemudi truk untuk dimintai keterangan.
"Penyebab laka adalah korban. Mereka kurang berhati hati saat berkendara, apalagi keduanya belum punya SIM karena di bawah umur," tutur Zulkifli. (riz/mie)
Editor : Muhammad Fahmi