alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Siapkan Rp 17 Miliar untuk Bantuan Sosial, Digelontor Bisa Setahun Penuh

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan juga memastikan bantuan sosial terhadap warga yang perekonomiannya terdampak pandemi, dilanjutkan tahun ini. Bahkan meski perkembangan Covid-19 belakangan sudah menunjukkan tanda-tanda menurun. Namun, dampaknya secara ekonomi perlu dipulihkan.

Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan Hery Dwi Sujatmiko mengatakan, bantuan sosial tersebut diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Sebab pandemi sudah membawa dampak yang luar biasa terhadap perekonomian masyarakat. Sehingga pemulihan ekonomi yang kini menjadi prioritas pemerintah perlu dipercepat.

“Karena itu kami tetap menyiapkan bantuan jaring pengaman sosial tahun ini. Untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Hery.

Dia menjelaskan selama pandemi memang terdapat beberapa jenis bantuan. Baik yang bersumber dari program pemerintah pusat maupun provinsi. Sedangkan Pemkot Pasuruan memprioritaskan bantuan sosial untuk warga dengan perekonomian kelas mikro. Tujuannya untuk sedikit meringankan beban mereka ditengah pandemi.

“Untuk tahun ini, sudah kami anggarkan untuk 7.470 penerima manfaat,” kata Hery.

Hery menambahkan, bantuan akan dicairkan berupa uang tunai. Nilainya masih sama dengan 2021 lalu. Setiap penerima manfaat akan mendapatkan sebesar Rp 200 ribu per bulan. Hery menyebut, bantuan sosial yang sudah dialokasikan akan diberikan selama setahun penuh. Dengan begitu, anggaran yang disediakan mencapai sekitar Rp 17,9 miliar.

”Penyaluran tetap melalui kantor-kantor kelurahan supaya bisa lebih efektif dan menghindari kerumunan,” tandasnya. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan juga memastikan bantuan sosial terhadap warga yang perekonomiannya terdampak pandemi, dilanjutkan tahun ini. Bahkan meski perkembangan Covid-19 belakangan sudah menunjukkan tanda-tanda menurun. Namun, dampaknya secara ekonomi perlu dipulihkan.

Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan Hery Dwi Sujatmiko mengatakan, bantuan sosial tersebut diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Sebab pandemi sudah membawa dampak yang luar biasa terhadap perekonomian masyarakat. Sehingga pemulihan ekonomi yang kini menjadi prioritas pemerintah perlu dipercepat.

“Karena itu kami tetap menyiapkan bantuan jaring pengaman sosial tahun ini. Untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Hery.

Dia menjelaskan selama pandemi memang terdapat beberapa jenis bantuan. Baik yang bersumber dari program pemerintah pusat maupun provinsi. Sedangkan Pemkot Pasuruan memprioritaskan bantuan sosial untuk warga dengan perekonomian kelas mikro. Tujuannya untuk sedikit meringankan beban mereka ditengah pandemi.

“Untuk tahun ini, sudah kami anggarkan untuk 7.470 penerima manfaat,” kata Hery.

Hery menambahkan, bantuan akan dicairkan berupa uang tunai. Nilainya masih sama dengan 2021 lalu. Setiap penerima manfaat akan mendapatkan sebesar Rp 200 ribu per bulan. Hery menyebut, bantuan sosial yang sudah dialokasikan akan diberikan selama setahun penuh. Dengan begitu, anggaran yang disediakan mencapai sekitar Rp 17,9 miliar.

”Penyaluran tetap melalui kantor-kantor kelurahan supaya bisa lebih efektif dan menghindari kerumunan,” tandasnya. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/