alexametrics
28C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Nelayan di Kota Pasuruan Tetap Melaut Walau Hasil Tak Maksimal

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kondisi perairan Kota Pasuruan, kurang bersahabat. Hal ini membuat tangkapan nelayan saat melaut tidak maksimal. Diperkirakan cuaca seperti ini akan berlangsung hingga awal tahun depan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pasuruan Ihsan Khoiri mengatakan, nelayan tetap melaut, namun hasilnya tidak maksimal. Rata-rata sekali melaut, hanya membawa pulang 50 kilogram ikan. Sementara saat normal bisa empat ton.

“Saat ini air laut sedang pasang. Gelombang tinggi dan angin bertiup kencang. Jadi, tangkapannya minim. Ada yang melaut, tapi tidak sampai jauh. Hanya beberapa mil dari tepian saja,” ujarnya.

Ihsan menjelaskan, pihaknya tidak bisa memperkirakan sampai kapan hal ini terjadi. Namun, jika berkaca pada pengalaman tahun lalu, cuaca buruk biasanya berlangsung hingga awal tahun. Biasanya saat Desember, cuaca akan lebih ekstrem dengan ditandai hujan deras yang kerap terjadi.

Ia mengaku tidak bisa berbuat apapun, karena ini murni cuaca. HNSI tidak bisa melarang nelayan yang tetap melaut saat cuaca ekstrem. Namun, pihakanya tetap meminta agar nelayan selalu berhati-hati saat hendak melaut dan keselamatan harus tetap diutamakan. Sebab, bahaya selalu mengintai saat cuaca buruk berlangsung.

“Nelayan bisa mengira-ngira, jika cuaca sangat ekstrem, pasti mereka tidak akan melaut. Cuma kehati-hatian harus diutamakan. Apalagi saat ini sudah masuk akhir November,” ujar Ihsan. (riz/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU