alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Dana Kebencanaan Kota Pasuruan Sudah Terserap 70 Persen

PURWOREJO, Radar Bromo – Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan memastikan tidak akan mengajukan penambahan dalam perubahan APBD (P-APBD). Pasalnya dana yang dialokasikan di awal tahun dinilai cukup.

Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan, Catur Aldoko mengungkapkan, dana kebencanaan yang disiapkan tahun ini sebesar Rp 22 juta. Hingga akhir September dana ini terserap 70 persen sekitar Rp 15 juta. Namun sisa anggaran diyakini tidak perlu dilakukan penambahan.

“Memang sudah terserap 70 persen. Tapi anggaran yang tersisa mencukupi hingga akhir Desember mendatang,” ungkapnya.

Catur menjelaskan, dana ini diprioritaskan bagi antisipasi dan pascabencana. Utamanya di tiga sungai besar yang terletak di Kota Pasuruan. Yakni Kali Gembong, Kali Petung dan Kali Welang. Misalnya saat ada tanggul di tiga sungai tersebut yang ambrol karena tergerus air. Pihaknya melakukan langkah antisipasi sementara seperti pemasangan gedek dan sand bag di lokasi setempat.

“Sehingga dapat meminimalisir dampak bencana yang bisa menimpa masyarakat setempat saat ada bencana banjir terjadi di Kota Pasuruan,” terang Catur. (riz/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo – Dana kebencanaan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan tahun ini diyakini mencukupi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan memastikan tidak akan mengajukan penambahan dalam perubahan APBD (P-APBD). Pasalnya dana yang dialokasikan di awal tahun dinilai cukup.

Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada BPBD Kota Pasuruan, Catur Aldoko mengungkapkan, dana kebencanaan yang disiapkan tahun ini sebesar Rp 22 juta. Hingga akhir September dana ini terserap 70 persen sekitar Rp 15 juta. Namun sisa anggaran diyakini tidak perlu dilakukan penambahan.

“Memang sudah terserap 70 persen. Tapi anggaran yang tersisa mencukupi hingga akhir Desember mendatang,” ungkapnya.

Catur menjelaskan, dana ini diprioritaskan bagi antisipasi dan pascabencana. Utamanya di tiga sungai besar yang terletak di Kota Pasuruan. Yakni Kali Gembong, Kali Petung dan Kali Welang. Misalnya saat ada tanggul di tiga sungai tersebut yang ambrol karena tergerus air. Pihaknya melakukan langkah antisipasi sementara seperti pemasangan gedek dan sand bag di lokasi setempat.

“Sehingga dapat meminimalisir dampak bencana yang bisa menimpa masyarakat setempat saat ada bencana banjir terjadi di Kota Pasuruan,” terang Catur. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/