alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Trotoar Jalan di Pelabuhan Pasuruan Rusak dan Perlu Dibenahi

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kondisi trotoar jalan sepanjang pelabuhan Kota Pasuruan memprihatinkan. Banyak trotoar yang rusak dan berlubang. Kerusakan ini terjadi faktor usia.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, trotoar rusak ini berada di sepanjang jalan pelabuhan di sisi timur hingga utara kantor Kesyahbandaran. Kerusakannya beragam. Ada yang bagiannya tinggal separo dan ada pula yang berlubang di bagian tengahnya.

Kondisi ini mendapatkan perhatian khusus dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pasuruan. Ihsan Khoiri menyayangkan kondisi trotoar yang rusak. Sebab hal ini membuat pemandangan pelabuhan tampak kumuh dan kurang terawat.

“Pelabuhan ini kan ikon Kota Pasuruan. Sekaligus tempat hidup bagi nelayan dan jujukan wisata bagi masyarakat setiap harinya. Perlu ada perbaikan agar wajah pelabuhan tampak indah dan semakin bagus,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan, Gustap Purwoko menyebut trotoar di sepanjang pelabuhan mulai dari rel KA ke utara adalah kewenangan dari PT Pelindo. Termasuk jalan dan fasilitas lainnya yang ada di pelabuhan.

Namun pekan lalu, Pemkot sudah mengunjungi PT Pelindo di Kota Probolinggo agar pelabuhan dibenahi sekaligus penjajakan kerja sama dengan memorandum of understanding (MoU). Dengan adanya MoU ini maka pengembangan dan perbaikan fasilitas di pelabuhan jadi lebih muda.

“Kalau MOU sudah ada maka kami jadi lebih enak untuk ikut membantu memperbaiki fasilitas di pelabuhan. Seperti jalan atau trotoar rusak. Sebab PT Pelindo juga terbatas dalam anggaran,” terang Gustap. (riz/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kondisi trotoar jalan sepanjang pelabuhan Kota Pasuruan memprihatinkan. Banyak trotoar yang rusak dan berlubang. Kerusakan ini terjadi faktor usia.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, trotoar rusak ini berada di sepanjang jalan pelabuhan di sisi timur hingga utara kantor Kesyahbandaran. Kerusakannya beragam. Ada yang bagiannya tinggal separo dan ada pula yang berlubang di bagian tengahnya.

Kondisi ini mendapatkan perhatian khusus dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pasuruan. Ihsan Khoiri menyayangkan kondisi trotoar yang rusak. Sebab hal ini membuat pemandangan pelabuhan tampak kumuh dan kurang terawat.

“Pelabuhan ini kan ikon Kota Pasuruan. Sekaligus tempat hidup bagi nelayan dan jujukan wisata bagi masyarakat setiap harinya. Perlu ada perbaikan agar wajah pelabuhan tampak indah dan semakin bagus,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan, Gustap Purwoko menyebut trotoar di sepanjang pelabuhan mulai dari rel KA ke utara adalah kewenangan dari PT Pelindo. Termasuk jalan dan fasilitas lainnya yang ada di pelabuhan.

Namun pekan lalu, Pemkot sudah mengunjungi PT Pelindo di Kota Probolinggo agar pelabuhan dibenahi sekaligus penjajakan kerja sama dengan memorandum of understanding (MoU). Dengan adanya MoU ini maka pengembangan dan perbaikan fasilitas di pelabuhan jadi lebih muda.

“Kalau MOU sudah ada maka kami jadi lebih enak untuk ikut membantu memperbaiki fasilitas di pelabuhan. Seperti jalan atau trotoar rusak. Sebab PT Pelindo juga terbatas dalam anggaran,” terang Gustap. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/