alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Pencegahan Kasus Narkoba Perlu Lebih Serius, Harus ke Sekolah-Sekolah

PASURUAN, Radar Bromo – Penyalahgunaan narkoba masih mengkhawatirkan di Kota Pasuruan. Kondisi itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan Maryadi Idham Khalid saat memusnahkan ribuan barang bukti perkara yang sudah inkracht dalam waktu 9 bulan terakhir, Rabu (29/6).

Menurut Maryadi, banyaknya barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) menandakan bahwa Kota Pasuruan termasuk daerah yang rawan penyalahgunaan barang haram tersebut.

”Padahal, tuntutan pidana oleh jaksa penuntut umum terhadap para terdakwa cukup tinggi,” katanya.

Namun, tuntutan pidana yang tinggi itu belum memberikan efek jera bagi para pelaku. Karena itu, dia menekankan pentingnya upaya pencegahan yang lebih masif. Agar tidak semakin banyak generasi muda yang terjerumus dalam lembah hitam narkoba.

”Sangat diperlukan peran semua stakeholders di Kota Pasuruan untuk sungguh-sungguh berupaya melawan peredaran narkoba,” jelasnya.

Maryadi menekankan, kejaksaan sangat serius dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Kota Pasuruan. Misalnya, gencar melakukan penyuluhan melalui program Jaksa Masuk Sekolah. Termasuk sidak gabungan dengan instansi lain berupa pemeriksaan urine.

”Kegiatan semacam ini perlu ditingkatkan,” kata Maryadi.

PASURUAN, Radar Bromo – Penyalahgunaan narkoba masih mengkhawatirkan di Kota Pasuruan. Kondisi itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan Maryadi Idham Khalid saat memusnahkan ribuan barang bukti perkara yang sudah inkracht dalam waktu 9 bulan terakhir, Rabu (29/6).

Menurut Maryadi, banyaknya barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) menandakan bahwa Kota Pasuruan termasuk daerah yang rawan penyalahgunaan barang haram tersebut.

”Padahal, tuntutan pidana oleh jaksa penuntut umum terhadap para terdakwa cukup tinggi,” katanya.

Namun, tuntutan pidana yang tinggi itu belum memberikan efek jera bagi para pelaku. Karena itu, dia menekankan pentingnya upaya pencegahan yang lebih masif. Agar tidak semakin banyak generasi muda yang terjerumus dalam lembah hitam narkoba.

”Sangat diperlukan peran semua stakeholders di Kota Pasuruan untuk sungguh-sungguh berupaya melawan peredaran narkoba,” jelasnya.

Maryadi menekankan, kejaksaan sangat serius dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Kota Pasuruan. Misalnya, gencar melakukan penyuluhan melalui program Jaksa Masuk Sekolah. Termasuk sidak gabungan dengan instansi lain berupa pemeriksaan urine.

”Kegiatan semacam ini perlu ditingkatkan,” kata Maryadi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/