Pustakawan di Kota Pasuruan; Idealnya 143 Orang, Realita 2 Pegawai

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Tenaga pustakawan yang dimiliki oleh Pemkot Pasuruan sejauh ini masih belum ideal. Dari kebutuhan sebanyak 143 orang, jumlah pustakawan di Kota Pasuruan saat ini hanya ada dua orang.

Kabid Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kota Pasuruan Hermin Sulistyawati mengungkapkan, kebutuhan tenaga pustakawan di Kota Pasuruan idealnya mencapai 143 orang.

Rinciannya, 83 pustakawan bagi lembaga SD dan 32 pustakawan bagi lembaga SMP dan ditambah tenaga perpustakaan untuk 28 organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Pasuruan.

Untuk 28 OPD yang baru dilengkapi dengan tenaga pustakawan, baru DPA sebanyak dua orang. Sementara sisanya belum tersedia. Begitu pula lembaga sekolah juga belum punya. Bahkan, untuk DPA sendiri, dua pustakawan juga masih kurang. Sebab, saat ini pihaknya memiliki dua perpustakaan daerah (perpusda).

“Saat ini tenaga pustakawan sangat tidak ideal. Kami punya perpusda di Tamam Kota dan Sekargadung. Namun, jumlah pustakawan yang kami miliki cuma dua orang. Jauh dari kata ideal,” ungkapnya.

Untuk menutupi kebutuhan ini pihaknya memanfaatkan tenaga PHL yang ada. Saat ini DPA mempekerjakan empat orang PHL. Sebab, kebutuhannya mendesak. Pihaknya sudah menyampaikan hal ini melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat beberapa waktu lalu. Namun, sejauh ini belum ada kabar soal penambahan tenaga pustakawan tersebut.

“Kami terpaksa maksimalkan tenaga pustakawan yang ada saat ini. Selain itu, kami juga dibantu oleh PHL dalam sehari-harinya. Kalau tidak begitu ya tidak bisa berjalan. Dua pustakawan untuk dua perpusda sulit,” terang Hermin. (riz/mie)