alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Hujan Diprediksi Masih Bisa Turun hingga Awal April

PASURUAN, Radar Bromo – Sejatinya puncak musim hujan sudah berlalu Februari lalu. Tetapi hingga kini hujan lebat masih terjadi, bahkan cenderung ekstrem. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pasuruan, menyebut ini masih akan berlanjut hingga April mendatang.

Suwarto, Kasi Observasi dan Informasi BMKG Pasuruan mengatakan, untuk puncak musim hujan memang sudah lewat. Puncaknya terjadi pada akhir Februari lalu. Saat ini, masuk musim pancaroba. Musim peralihan antara penghujan dan kemarau.

“Saat ini masuk pancaroba. Jadi hujan yang terjadi ini akibat dari angin muson barat atau asia,” katanya.

Pada pancaroba cuaca cenderung ekstrem. Hujan alan terjadi dengan intensitas yang amat tinggi. Hujan disertai dengan angin kencang dan juga petir menggelegar. Hingga tak heran jika belakangan sering terjadi angin kencang atau puting beliung.

“Cuaca cenderung ekstrem. Bisa tiba-tiba hujan, bisa panas sekali. Ini sudah terjadi beberapa hari. Paginya panas sorenya kemudian hujan lebat sekali,” kata Suwarto.

Kondisi ini sendiri bakal terjadi hingga awal April mendatang. Pada saat itu, hujan akan sedikit lebih rendah. Tetapi, belum benar-benar akan habis. Nanti pada Mei – Juni baru akan masuk musim kemarau.

PASURUAN, Radar Bromo – Sejatinya puncak musim hujan sudah berlalu Februari lalu. Tetapi hingga kini hujan lebat masih terjadi, bahkan cenderung ekstrem. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pasuruan, menyebut ini masih akan berlanjut hingga April mendatang.

Suwarto, Kasi Observasi dan Informasi BMKG Pasuruan mengatakan, untuk puncak musim hujan memang sudah lewat. Puncaknya terjadi pada akhir Februari lalu. Saat ini, masuk musim pancaroba. Musim peralihan antara penghujan dan kemarau.

“Saat ini masuk pancaroba. Jadi hujan yang terjadi ini akibat dari angin muson barat atau asia,” katanya.

Pada pancaroba cuaca cenderung ekstrem. Hujan alan terjadi dengan intensitas yang amat tinggi. Hujan disertai dengan angin kencang dan juga petir menggelegar. Hingga tak heran jika belakangan sering terjadi angin kencang atau puting beliung.

“Cuaca cenderung ekstrem. Bisa tiba-tiba hujan, bisa panas sekali. Ini sudah terjadi beberapa hari. Paginya panas sorenya kemudian hujan lebat sekali,” kata Suwarto.

Kondisi ini sendiri bakal terjadi hingga awal April mendatang. Pada saat itu, hujan akan sedikit lebih rendah. Tetapi, belum benar-benar akan habis. Nanti pada Mei – Juni baru akan masuk musim kemarau.

MOST READ

BERITA TERBARU

/