Tahun Ini Tak Ada Penambahan Cermin Cembung di Kota Pasuruan

GADINGREJO, Radar Bromo – Jumlah cermin cembung di ruas jalan perkotaan di Kota Pasuruan dipastikan tetap. Pasalnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan tidak melakukan penambahan cermin cembung tahun ini. Rencananya, Dishub akan kembali mengusulkan pada tahun depan.

Kabid lalu lintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Andriyanto mengatakan ada 7 buah cermin cembung yang dipasang di sejumlah titik di Kota Pasuruan. Pemasangannya dilakukan pada 2016 lalu.

Cermin cembung ini tersebar di jalan KH. Hasyim Asyari dekat Jembatang Petung sebanyak dua buah, di depan Perumahan Graha Candi sebanyak dua buah dan di pertigaan menuju Kelurahan Sebani sebanyak dua buah. Serta, satu buah di pertigaan depan kantor Fraksi PDI-P.

“Ada tujuh cermin cembung di Kota Pasuruan. Ini sudah dipasang pada 2016 lalu. Memang pemasangan nya diutamakan di ruas jalan yang padat dan rawan,” ungkapnya.

Andri -sapaan akrabnya- menyebut cermin cembung ini sengaja dipasang dan disebar di jalur yang padat dan rawan kecelakaan agar dapat mengurangi terjadinya kecalakaan. Sebab cermin cembung ini berfungsi sebagai cermin pemandu jalan, sehingga dapat memudahkan pengendara untuk melihat kendaraan lain dari arah yang berlainan.

Sejauh ini, ia mengaku masih terdapat sejumlah titik yang perlu untuk dilakukan pemasangan cermin cembung. Seperti, di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Erlangga dan lainnya. Dari hasil kajian, diperlukan cermin cembung sebanyak 7 buah di dua lokasi ini. Untuk itu pihaknya akan mengajukan pengadaan cermin cembung ini pada tahun 2021 melalui APBD. Sebab pengadaannya ini sendiri memang masih sangat diperlukan.

“Kami sudah mengajukan. Namun ternyata tidak disetujui sebab ada yang lebih prioritas tahun ini. Insya Allah kami akan ajukan lagi tahun depan,” terang Andri. (riz/fun)