PKH Pertama di Kota Pasuruan Sasar 4.558 KPM, Dua Komponen Bantuan Naik

PASURUAN, Radar Bromo – Bantuan Pemerintah Pusat dalam Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun ini sudah dicairkan. Dua komponen bantuan kali ini naik dibanding tahun lalu.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Pasuruan Sugianto mengatakan, Kementerian Sosial (Kemensos) RI telah mencairkan bantuan tersebut. Surat perintah pencairan dana sudah turun sejak 27 Januari lalu.

Pada tahap pertama penyaluran bantuan PKH tahun ini, ada 4.558 keluarga penerima manfaat (KPM). Seluruhnya merupakan penerima bantuan sesuai komponen yang ditentukan Kemensos RI.

Bantuan yang diberikan, di antaranya untuk ibu hamil, anak usia 0 sampai 6 tahun, siswa SD, SMP, dan SMA. Lalu, untuk penyandang disabilitas berat dan warga lanjut usia (lansia) di atas 70 tahun. “Setiap komponen nilai bantuannya juga berbeda-beda,” ujar Sugianto.

Hanya saja, ia menyebut ada dua komponen bantuan yang besarannya naik. Yaitu, bantuan untuk ibu hamil dan anak berusia 0 sampai 6 tahun. Semula, penerima bantuan dari dua komponen itu dijatah Rp 2,4 juta. Kini, besarannya menjadi Rp 3 juta. “Untuk komponen bantuan yang lainnya masih tetap, tidak ada perubahan,” ujarnya.

Di samping itu, Sugianto juga menjelaskan, bantuan reguler yang diberikan untuk semua penerima pada tahap pertama sudah dihapus. Tahun lalu masing-masing penerima mendapatkan bantuan reguler di luar komponen Rp 500 ribu. Adanya penghapusan bantuan reguler ini merupakan kebijakan Kemensos RI. (tom/rud/fun)