alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

ketenagakerjaan yang menjadi isu utama terkait omnibus law

Ini Kata Misbakhun tentang UU Ciptaker, Disebut Justru Pro Rakyat

GADINGREJO, Radar Bromo– Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, menepis isu miring mengenai UU Cipta Kerja. Sebaliknya, dia justru menilai regulasi itu membawa perubahan fundamental. Sesuai dengan 11 klaster yang ada didalam regulasi itu.

Diantara 11 klaster itu yakni penyegaran perizinan tanah, persyaratan investasi, ketenagakerjaan, kemudahan dan perlindungan UMKM, kemudahan berusaha, dukungan riset dan inovasi. Kemudian administrasi pemerintahan, sanksi, pengendalian lahan, kemudahan proyek pemerintah serta kawasan khusus ekonomi.

“Selama ini, satu undang-undang diselesaikan  dalam satu komisi, panja atau pansus. Tetapi, dalam omnibus law ini ada 81 undang-undang yang diselesaikan dalam 11 klaster tersebut,” kata Misbakhun dalam sosialisasi bersama PWI Pasuruan kemarin.

Dia mengakui memang ada beberapa kelompok masyarakat yang tak setuju atas omnibus law. Akan tetapi, pihaknya juga meyakinkan ada lebih banyak masyarakat yang menerima regulasi itu. Sebab, Misbakhun sendiri memastikan bahwa omnibus law, memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat.

“Ini salah satu upaya agar negara kita bisa keluar dari jebakan middle income tax. Makanya harus ada perubahan fundamental melalui legislasi. Nah, Presiden Jokowi juga sudah mengatakan bahwa saat ini momentum transformasi tercepat untuk melakukan perubahan kedepan,” bebernya.

Dia juga mengulas soal ketenagakerjaan yang menjadi isu utama terkait omnibus law. Terutama berkaitan dengan adanya pesangon PHK yang semula 32 kali menjadi 25 kali. Dia bahkan menyebut tidak ada negara di dunia yang memberikan pesangon sebanyak 32 kali.

“Itu hanya di Indonesia. Tetapi, meski sekarang dari 32 kali diganti 25 kali itu ada jaminan. Ada mekanisme lain yang diatur pemerintah untuk mengkompensasi pesangon yang berkurang 7 kali itu,” terang dia.

Di sisi lain, setiap tahunnya sekitar 2,9 juta pencari kerja ada di Indonesia. Pemerintah, berusaha hadir untuk menampung banyaknya pencari kerja itu dengan membuka kran investasi. Sebab kualitas pertumbuhan ekonomi di Indonesia rendah karena tidak didorong adanya investasi yang sehat. Melainkan hanya dari konsumsi rumah tangga.

“Nah, pemerintah getol menarik investasi guna menjawab tantangan saat ini. Jadi salah besar kalau ini dikatakan sebagai upaya untuk menerapkan liberalisasi,” tandasnya. (tom/fun)

 

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.