alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

BSU Pekerja Gelombang 2 Pasuruan-Probolinggo Cair Mulai November

PASURUAN, Radar Bromo–Ini kabar gembira bagi pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta. Sebab, bantuan subsidi upah (BSU) Pekerja di Pasuruan-Probolinggo bakal kembali dicairkan mulai November mendatang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) atau dikenal dengan BP Jamsostek Pasuruan dan Probolinggo Arie Fianto Syofian mengatakan, pencairan gelombang pertama sudah dicairkan sebesar Rp 1,2 juta sejak pertengahan Agustus sampai Oktober ini.

Rencananya, untuk gelombang kedua juga akan dicairkan mulai bulan depan. “Upayanya untuk pencairan kedua akan dilakukan pada bulan November – Desember ini, yang pasti pencairan akan dilaksanakan di tahun 2020 ini,” terang Arie Fianto.

Untuk data pencairan di gelombang kedua diperkirakan sama besarannya. Yakni mencapai Rp 1,2 juta. Sedangkan terkait data penerima, Arie mengatakan dari Kementrian Keuangan  tetap menggunakan data kepesertaan BP Jamsostek sama seperti gelombang pertama lalu.

“Jadi, data kepersertaan yang mendapatkan BSU Pekerja ini adalah data terakhir pada 30 Juni 2020. Sehingga, jika ada peserta yang mendaftar setelah itu, masih belum masuk data kuota dan belum bisa mendapatkan BSU gelombang kedua tahun ini,” jelasnya.

Tercatat nomer rekening peserta yang dijukan dari BP Jamsostek untuk mendapatkan BSU pekerja kemarin mencapai 122.978 pekerja dari Pasuruan – Probolinggo. Namun setelah dievaluasi lagi hanya 118.561 Tenaga Kerja yang mendapatkan pencairan dana.

“Ini lantaran sisanya yaitu 4.417 data rekening masih invalid, ada yang NIK bermasalah, nomer rekening salah termasuk nama peserta dan nama rekening tidak sama sehingga tidak bisa diproses lebih lanjut,” terangnya. (eka/mie)

PASURUAN, Radar Bromo–Ini kabar gembira bagi pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta. Sebab, bantuan subsidi upah (BSU) Pekerja di Pasuruan-Probolinggo bakal kembali dicairkan mulai November mendatang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) atau dikenal dengan BP Jamsostek Pasuruan dan Probolinggo Arie Fianto Syofian mengatakan, pencairan gelombang pertama sudah dicairkan sebesar Rp 1,2 juta sejak pertengahan Agustus sampai Oktober ini.

Rencananya, untuk gelombang kedua juga akan dicairkan mulai bulan depan. “Upayanya untuk pencairan kedua akan dilakukan pada bulan November – Desember ini, yang pasti pencairan akan dilaksanakan di tahun 2020 ini,” terang Arie Fianto.

Untuk data pencairan di gelombang kedua diperkirakan sama besarannya. Yakni mencapai Rp 1,2 juta. Sedangkan terkait data penerima, Arie mengatakan dari Kementrian Keuangan  tetap menggunakan data kepesertaan BP Jamsostek sama seperti gelombang pertama lalu.

“Jadi, data kepersertaan yang mendapatkan BSU Pekerja ini adalah data terakhir pada 30 Juni 2020. Sehingga, jika ada peserta yang mendaftar setelah itu, masih belum masuk data kuota dan belum bisa mendapatkan BSU gelombang kedua tahun ini,” jelasnya.

Tercatat nomer rekening peserta yang dijukan dari BP Jamsostek untuk mendapatkan BSU pekerja kemarin mencapai 122.978 pekerja dari Pasuruan – Probolinggo. Namun setelah dievaluasi lagi hanya 118.561 Tenaga Kerja yang mendapatkan pencairan dana.

“Ini lantaran sisanya yaitu 4.417 data rekening masih invalid, ada yang NIK bermasalah, nomer rekening salah termasuk nama peserta dan nama rekening tidak sama sehingga tidak bisa diproses lebih lanjut,” terangnya. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/