alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Rekayasa di Jalan Gajah Mada karena Kerap Terganggu Parkir

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo harus lebih bersabar. Sebab ruas jalan perkotaan ini tepatnya di depan Swalayan DIY, kerap macet akibat roda empat yang parkir di bahu jalan sebelah selatan.

Kondisi ini pun jadi atensi Satlantas Polres Pasuruan Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan. Rabu (28/7), mereka melakukan rekayasa lalu lintas agar jalan tidak macet. Di badan jalan, dipasang water barrier supaya tidak digunakan sebagai tempat parkir.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota, Aipda Breni Raharjo mengungkapkan, rekayasa ini dilakukan karena pengunjung di Swalayan DIY kerap parkir menggunakan badan jalan di sisi selatan. Ini mengganggu kelancaran arus lalin, sehingga unit Dikyasa merekayasa lokasi parkir dengan dibagi menjadi dua.

Yakni untuk roda empat bisa parkir di sisi timur dan roda dua bisa parkir di sisi barat di halaman swalayan setempat. Sehingga mereka tidak parkir di badan jalan. Sebab selama ini banyak roda empat parkir menggunakan badan jalan.

“Di badan jalan juga dipasang water barrier di badan jalan agar tidak di buat parkir untuk roda empat. Sebelumnya kan, lokasi parkir untuk roda dua di halaman swalayan sedangkan R4 di badan jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Lalin Dishub Kota Pasuruan, Andriyanto membenarkan adanya rekayasa lalin. Ini atas permintaan dari pihak Satlantas. Dishub sendiri hanya membantu saja. Mekanisme rekayasa dilakukan sepenuhnya dari Satlantas.

“Betul, itu kegiatan dari bagian rekayasa lalin Polres Pasuruan Kota. Kami cuma membantu pelaksanaannya saja di lapangan,” terang Andri.

Sementara itu, perwakilan dari pihak pengelola swalayan DIY, Nizar mengaku jika swalayan sudah memiliki analisis dampak lalu lintas (amdalalin). Pihaknya sendiri sempat menanyakan pengaturan parkir pada pemilik swalayan, namun belum ada jawaban. Karena itu penataan parkir menjadi kurang maksimal.

“Kami siap berkomitmen menjalankan rekomendasi dari Satlantas Polres Pasuruan Kota. Roda dua diparkir di sisi barat sementara roda empat diparkir di sisi timur,” sebutnya. (riz/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo harus lebih bersabar. Sebab ruas jalan perkotaan ini tepatnya di depan Swalayan DIY, kerap macet akibat roda empat yang parkir di bahu jalan sebelah selatan.

Kondisi ini pun jadi atensi Satlantas Polres Pasuruan Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan. Rabu (28/7), mereka melakukan rekayasa lalu lintas agar jalan tidak macet. Di badan jalan, dipasang water barrier supaya tidak digunakan sebagai tempat parkir.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota, Aipda Breni Raharjo mengungkapkan, rekayasa ini dilakukan karena pengunjung di Swalayan DIY kerap parkir menggunakan badan jalan di sisi selatan. Ini mengganggu kelancaran arus lalin, sehingga unit Dikyasa merekayasa lokasi parkir dengan dibagi menjadi dua.

Yakni untuk roda empat bisa parkir di sisi timur dan roda dua bisa parkir di sisi barat di halaman swalayan setempat. Sehingga mereka tidak parkir di badan jalan. Sebab selama ini banyak roda empat parkir menggunakan badan jalan.

“Di badan jalan juga dipasang water barrier di badan jalan agar tidak di buat parkir untuk roda empat. Sebelumnya kan, lokasi parkir untuk roda dua di halaman swalayan sedangkan R4 di badan jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Lalin Dishub Kota Pasuruan, Andriyanto membenarkan adanya rekayasa lalin. Ini atas permintaan dari pihak Satlantas. Dishub sendiri hanya membantu saja. Mekanisme rekayasa dilakukan sepenuhnya dari Satlantas.

“Betul, itu kegiatan dari bagian rekayasa lalin Polres Pasuruan Kota. Kami cuma membantu pelaksanaannya saja di lapangan,” terang Andri.

Sementara itu, perwakilan dari pihak pengelola swalayan DIY, Nizar mengaku jika swalayan sudah memiliki analisis dampak lalu lintas (amdalalin). Pihaknya sendiri sempat menanyakan pengaturan parkir pada pemilik swalayan, namun belum ada jawaban. Karena itu penataan parkir menjadi kurang maksimal.

“Kami siap berkomitmen menjalankan rekomendasi dari Satlantas Polres Pasuruan Kota. Roda dua diparkir di sisi barat sementara roda empat diparkir di sisi timur,” sebutnya. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/