alexametrics
24C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Lelang Pavingisasi Banyubiru Rp 1,7 M Ditarget Mulai Agustus

WINONGAN, Radar Bromo–Sejauh ini tempat wisata Banyubiru yang dikelola Pemkab Pasuruan, memang masih ditutup untuk umum. Namun, rencana untuk merehabnya mulai dilakukan.

Setelah ada kepastian Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat ada yang turun ke daerah, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) mulai mengebut pengerjaan fisik. Targetnya, semua pekerjaan DAK fisik bisa selesai pada tahun anggaran 2020 ini.

Sekretaris Disparbud Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono menjelaskan, anggaran DAK yang jadi turun ke Pariwisata adalah untuk peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) di Pemandian Alam Banyubiru. Salah satunya dengan rencana pembenahan pavingisasi di areal luar sampai dalam Banyubiru.

“Kami pastikan untuk kegiatan pembenahan pavingisasi tetap dilanjut tahun ini. Targetnya, Agustus mendatang sudah masuk lelang,” terang Gunawan.

Untuk anggaran DAK pavingisasi sendiri mencapai Rp 1,7 miliar. Anggaran ini untuk pavingisasi menyeluruh di seluruh area Pemandian Alam Banyubiru. Mulai dari area pintu masuk, pemandian alami, kolam prestasi atau kolam buatan, sampai tempat area bermain anak.

“Jadi, kondisi saat ini area Banyubiru masih ada yang berupa tanah dan batu-batu yang rusak. Kondisinya membuat becek saat hujan dan yang batu-batu rusak juga licin dan membuat pengunjung tidak nyaman,” aku Gunawan.

Kendati target lelang dimulai Agustus mendatang. Disparbud tetap optimistis pengerjaan fisik bisa selesai sampai akhir tahun mendatang. “Kami tetap optimistis bisa selesai akhir tahun nanti. Yang terpenting ada disiplin waktu pengerjaan,” paparnya.

Anggaran DAK yang turun di Pariwisata ini merupakan salah satu anggaran untuk peningkatan sarpras di lokasi wisata yang menjadi penunjang wisata di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU