alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Siap-Siap, Parkir di IGD RSUD Purut Bakal Bayar

PURWOREJO, Radar Bromo – RSUD dr R Soedarsono bakal menata parkir kendaraan di kawasan instalasi gawat darurat (IGD). Selain mengamankan kendaraan, parkiran itu akan dikelola secara teratur. Tentu saja pemilik kendaraan membayar.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan dr Burhan menjelaskan, manajemen berniat menertibkan layanan parkir di rumah sakit. Tujuannya, agar kejadian hilangnya motor karyawan saat diparkir di utara ruang IGD tidak terulang. Itu terjadi pada April lalu.

Belajar dari kejadian itu, RSUD berencana membuat layanan parkir IGD. Dia pun berkonsultasi dengan RSUD Bangil yang sudah memberlakukan parkir bagi ruang IGD. Sistemnya menggunakan penjagaan portal. Nah, pola parkir itu bakal diadopsi di RSUD dr R Soedarsono.

“Kami lihat RSUD Bangil sudah berjalan baik. Makanya kami sempat konsultasi untuk dijadikan percontohan. Layanan parkir ini buat penertiban saja,” ungkapnya.

Burhan menambahkan, layanan parkir ini akan diberlakukan 24 jam. Ada petugas yang stand by di bagian portal masuk. Khusus mobil ambulans, mobil polisi, maupun kendaraan yang sudah bermitra dengan RSUD dr R Soedarsono, tidak ada biaya parkir.

Saat ini manajemen masih menyusun perencanaan. Parkir akan ditempatkan di sisi utara ruang IGD. Pohon dan median di depan ruang IGD akan dibongkar untuk lokasinya. Akses di utara dan selatan juga dibuka.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Pasuruan, Muhajir Arifin menyatakan rumah sakit harus benar-benar mengelola parkir itu secara profesional. Jika ada karcis, RSUD harus bertanggung jawab kalau ada warga yang kehilangan. Atau, kendaraannya rusak saat diparkir.

”Biaya parkir ya harus memperhatikan pendapatan warga. Jangan disamakan dengan kota besar lain,” tuturnya. (riz/far)

PURWOREJO, Radar Bromo – RSUD dr R Soedarsono bakal menata parkir kendaraan di kawasan instalasi gawat darurat (IGD). Selain mengamankan kendaraan, parkiran itu akan dikelola secara teratur. Tentu saja pemilik kendaraan membayar.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan dr Burhan menjelaskan, manajemen berniat menertibkan layanan parkir di rumah sakit. Tujuannya, agar kejadian hilangnya motor karyawan saat diparkir di utara ruang IGD tidak terulang. Itu terjadi pada April lalu.

Belajar dari kejadian itu, RSUD berencana membuat layanan parkir IGD. Dia pun berkonsultasi dengan RSUD Bangil yang sudah memberlakukan parkir bagi ruang IGD. Sistemnya menggunakan penjagaan portal. Nah, pola parkir itu bakal diadopsi di RSUD dr R Soedarsono.

“Kami lihat RSUD Bangil sudah berjalan baik. Makanya kami sempat konsultasi untuk dijadikan percontohan. Layanan parkir ini buat penertiban saja,” ungkapnya.

Burhan menambahkan, layanan parkir ini akan diberlakukan 24 jam. Ada petugas yang stand by di bagian portal masuk. Khusus mobil ambulans, mobil polisi, maupun kendaraan yang sudah bermitra dengan RSUD dr R Soedarsono, tidak ada biaya parkir.

Saat ini manajemen masih menyusun perencanaan. Parkir akan ditempatkan di sisi utara ruang IGD. Pohon dan median di depan ruang IGD akan dibongkar untuk lokasinya. Akses di utara dan selatan juga dibuka.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Pasuruan, Muhajir Arifin menyatakan rumah sakit harus benar-benar mengelola parkir itu secara profesional. Jika ada karcis, RSUD harus bertanggung jawab kalau ada warga yang kehilangan. Atau, kendaraannya rusak saat diparkir.

”Biaya parkir ya harus memperhatikan pendapatan warga. Jangan disamakan dengan kota besar lain,” tuturnya. (riz/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/