KONI Perbolehkan Kegiatan Olahraga di Kota Pasuruan Asalkan Begini

PURWOREJO, Radar Bromo – Seluruh kegiatan olahraga di Kota Pasuruan dihentikan sejak adanya wabah virus korona. Sebab, kegiatan olahraga yang tetap digelar di tengah pandemi, dikhawatirkan menjadi klaster penyebaran virus. Menyambut era kehidupan normal baru atau new normal, kegiatan olahraga mulai diperbolehkan kembali.

Tetapi, hal itu tidak berlaku secara resmi. Kegiatan olahraga yang boleh digelar masih sebatas latihan. Itu pun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran virus korona. “Kegiatan-kegiatan seperti latihan sudah boleh dilakukan kembali,” kata Ketua KONI Kota Pasuruan Herman Suryanto.

KONI sendiri sudah menyampaikan hal itu kepada pengurus masing-masing cabang olahraga yang ada di Kota Pasuruan. Sejauh ini, beberapa cabang olahraga juga telah menggelar kegiatan latihan. Meski event pertandingan masih belum ada kepastian digelar.

“Tentu harus tetap menerapkan protokol kesehatan kalau memang ada kegiatan olahraga,” ungkap Herman.

Beberapa ketentuan yang harus dipatuhi cabang olahraga apabila ingin menggelar kegiatan, antara lain dengan memastikan atlet dan pelatih dalam keadaan sehat. Kemudian, juga meminimalisasi sentuhan ke area wajah serta rajin mencuci tangan sebelum maupun setelah kegiatan. Bahkan, kalau memungkinkan juga tetap mengenakan masker.

Herman mengakui, ketentuan tersebut memang bisa diterapkan untuk beberapa jenis olahraga. Terutama untuk kegiatan olahraga yang bersifat individual. Tetapi, protokol kesehatan tersebut agak sulit diterapkan pada kegiatan olahraga beregu.

“Jadi, kalau olahraga beregu kan lebih sering terjadi kontak antarpemain,” jelas Herman.

Pihaknya sendiri sedang merumuskan bagaimana protokol kesehatan yang paling ideal untuk diterapkan dalam olahraga beregu. “Sekarang ini masih kami rumuskan,” ujarnya. (tom/fun)