alexametrics
29 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Perbaikan Tanggul Sungai di Kedawung Kulon-Plososari Belum Jelas

PASURUAN, Radar Bromo – Tanggul-tanggul jebol menjadi pemicu banjir di wilayah Kecamatan Grati. Masing-masing tanggul sungai di Desa Kedawung Kulon dan Plososari. Belum ada rencana perbaikan tanggul secara permanen. Pemprov Jatim masih berfokus pada normalisasi Kali Petung di wilayah Kota Pasuruan.

Saat ini, tanggul jebol di Kedawung Kulon dan Plososari diperbaiki dengan karung berisi pasir (sand bag). Itu perbaikan sementara karena kondisi darurat. Tetapi, jika terjadi hujan deras dan debit air sungai tinggi, tanggul bisa jebol lagi. Yang terakhir, banjir melanda empat desa di Grati. Masing-masing, Kedawung Kulon, Kedawung Wetan, Kali Pang, dan Plososari.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, kewenangan memperbaiki tanggul secara permanen di Grati bukan kewajiban Pemkab Pasuruan. Sebab, sungai-sungai tersebut berada di bawah wewenang Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur. Sehingga Pemkab Pasuruan sementara ini hanya menanganinya secara darurat.

Pengolah Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur Mokhamad Rizky mengatakan, setiap kali ada tanggul sungai yang jebol, dirinya langsung mengusulkan kepada pimpinan Dinas SDA Jatim untuk perbaikan. Baik itu tanggul sungai di Kedawung maupun Plososari.

“Untuk disetujui atau tidaknya, kami tidak memiliki kewenangan,” katanya.

Rizky menjelaskan, hingga saat ini, dirinya belum mendapatkan kabar bahwa tanggul di Grati itu akan diperbaiki tahun ini. Yang sudah dipastikan tahun ini adalah perbaikan tanggul di Kali Petung. Itu masuk wilayah Kota Pasuruan.

PASURUAN, Radar Bromo – Tanggul-tanggul jebol menjadi pemicu banjir di wilayah Kecamatan Grati. Masing-masing tanggul sungai di Desa Kedawung Kulon dan Plososari. Belum ada rencana perbaikan tanggul secara permanen. Pemprov Jatim masih berfokus pada normalisasi Kali Petung di wilayah Kota Pasuruan.

Saat ini, tanggul jebol di Kedawung Kulon dan Plososari diperbaiki dengan karung berisi pasir (sand bag). Itu perbaikan sementara karena kondisi darurat. Tetapi, jika terjadi hujan deras dan debit air sungai tinggi, tanggul bisa jebol lagi. Yang terakhir, banjir melanda empat desa di Grati. Masing-masing, Kedawung Kulon, Kedawung Wetan, Kali Pang, dan Plososari.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, kewenangan memperbaiki tanggul secara permanen di Grati bukan kewajiban Pemkab Pasuruan. Sebab, sungai-sungai tersebut berada di bawah wewenang Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur. Sehingga Pemkab Pasuruan sementara ini hanya menanganinya secara darurat.

Pengolah Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur Mokhamad Rizky mengatakan, setiap kali ada tanggul sungai yang jebol, dirinya langsung mengusulkan kepada pimpinan Dinas SDA Jatim untuk perbaikan. Baik itu tanggul sungai di Kedawung maupun Plososari.

“Untuk disetujui atau tidaknya, kami tidak memiliki kewenangan,” katanya.

Rizky menjelaskan, hingga saat ini, dirinya belum mendapatkan kabar bahwa tanggul di Grati itu akan diperbaiki tahun ini. Yang sudah dipastikan tahun ini adalah perbaikan tanggul di Kali Petung. Itu masuk wilayah Kota Pasuruan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/