alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Pemkot Pasuruan Usulkan Rehab 128 Unit Rumah Tak Layak Huni Tahun depan

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pasuruan yang diusulkan untuk diperbaiki tahun depan cukup banyak. Mencapai 128 unit. Adanya perbaikan RTLH ini salah satu tujuannya mengentaskan kawasan kumuh.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso mengatakan, rehab RTLH akan kembali dilakukan tahun depan. Tujuannya, untuk mempercepat pengentasan kawasan kumuh sesuai program Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.

Karenanya, anggaran yang akan dikucurkan nantinya juga bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). “Masing-masing kelurahan sudah mengusulkan. Jumlah RTLH yang diusulkan untuk direhab tahun depan sebanyak 128 unit,” ujarnya.

Budi mengatakan, jumlah tersebut masuh berupa usulan. Pihaknya juga masih akan mengajukan alokasi anggaran ke kementerian terkait. Serta, akan memverifikasi ratusan RTLH yang diusulkan pemerintah kelurahan. Agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan jumlah penerima akan berkurang. Seperti, jumlah bantuan rehab RTLH tahun ini. Sebelumnya, ada 185 unit RTLH yang diusulkan untuk diperbaiki. Setelah diverifikasi hanya 112 unit yang layak mendapat bantuan.

Menurutnya, bantuan rehab RTLH diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, kondisi rumah juga disurvei untuk memastikan aspek kesehatan maupun kelayakan huninya. Verifikasi juga dilakukan dalam hal legalitas kepemilikan aset tanah.

“Yang sudah mendapatkan bantuan serupa dan tidak ada bukti kepemilikan secara sah, maka tidak bisa diberi bantuan,” ujarnya.

Budi menyebutkan, besaran bantuan yang diberikan kepada penerima tak berbeda dengan tahun ini. Senilai Rp 17,5 juta. Dengan ketentuan Rp 15 juta sebagai modal belanja material. Sisanya untuk membayar ongkos tukang atau pekerja. (tom/rud/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Pasuruan yang diusulkan untuk diperbaiki tahun depan cukup banyak. Mencapai 128 unit. Adanya perbaikan RTLH ini salah satu tujuannya mengentaskan kawasan kumuh.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso mengatakan, rehab RTLH akan kembali dilakukan tahun depan. Tujuannya, untuk mempercepat pengentasan kawasan kumuh sesuai program Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.

Karenanya, anggaran yang akan dikucurkan nantinya juga bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). “Masing-masing kelurahan sudah mengusulkan. Jumlah RTLH yang diusulkan untuk direhab tahun depan sebanyak 128 unit,” ujarnya.

Budi mengatakan, jumlah tersebut masuh berupa usulan. Pihaknya juga masih akan mengajukan alokasi anggaran ke kementerian terkait. Serta, akan memverifikasi ratusan RTLH yang diusulkan pemerintah kelurahan. Agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan jumlah penerima akan berkurang. Seperti, jumlah bantuan rehab RTLH tahun ini. Sebelumnya, ada 185 unit RTLH yang diusulkan untuk diperbaiki. Setelah diverifikasi hanya 112 unit yang layak mendapat bantuan.

Menurutnya, bantuan rehab RTLH diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, kondisi rumah juga disurvei untuk memastikan aspek kesehatan maupun kelayakan huninya. Verifikasi juga dilakukan dalam hal legalitas kepemilikan aset tanah.

“Yang sudah mendapatkan bantuan serupa dan tidak ada bukti kepemilikan secara sah, maka tidak bisa diberi bantuan,” ujarnya.

Budi menyebutkan, besaran bantuan yang diberikan kepada penerima tak berbeda dengan tahun ini. Senilai Rp 17,5 juta. Dengan ketentuan Rp 15 juta sebagai modal belanja material. Sisanya untuk membayar ongkos tukang atau pekerja. (tom/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/