alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Vaksinasi Pelajar di Kota Pasuruan Capai 74 Persen

PASURUAN, Radar Bromo – Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di Kota Pasuruan, masih berjalan sesuai harapan. Tidak ada kasus Covid-19 di lingkungan pendidikan. Bahkan, sampai sebulan diterapkannya PTMT, Pemkot Pasuruan tak menemukan kasus baru dari klaster sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif mengatakan, 46 SD negeri dan 11 SMP negeri masih menerapkan PTMT sesuai ketentuan awal. Yakni, dengan membatasi 30 persen siswa yang masuk di setiap kelas. Batasan itu belum berubah meski kasus Covid-19 saat ini makin berkurang.

“Kepatuhan terhadap protokol kesehatan berdasarkan pemantauan satgas di masing-masing sekolah cukup tinggi,” kata Ayik –sapaan Mualif Arif.

Selain protokol kesehatan yang ketat, kata Ayik, vaksinasi pelajar juga terus dilakukan. Sejauh ini, secara keseluruhan capaian vaksinasi pelajar sudah menyentuh 74 persen. Hanya pelajar SMP yang terdata vaksinasi, karena sudah memenuhi syarat minimal berusia 12 tahun. Total ada 9.258 pelajar SMP.

Ayik mengatakan, capaian vaksinasi di tingkat sekolah berbeda-beda. Ada sekolah yang capaiannya tinggi. Bahkan, mendekati 100 persen. Ada juga yang capaiannya masih rendah. “Kalau dilihat per sekolah persentasenya tidak sama,” katanya.

PASURUAN, Radar Bromo – Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di Kota Pasuruan, masih berjalan sesuai harapan. Tidak ada kasus Covid-19 di lingkungan pendidikan. Bahkan, sampai sebulan diterapkannya PTMT, Pemkot Pasuruan tak menemukan kasus baru dari klaster sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif mengatakan, 46 SD negeri dan 11 SMP negeri masih menerapkan PTMT sesuai ketentuan awal. Yakni, dengan membatasi 30 persen siswa yang masuk di setiap kelas. Batasan itu belum berubah meski kasus Covid-19 saat ini makin berkurang.

“Kepatuhan terhadap protokol kesehatan berdasarkan pemantauan satgas di masing-masing sekolah cukup tinggi,” kata Ayik –sapaan Mualif Arif.

Selain protokol kesehatan yang ketat, kata Ayik, vaksinasi pelajar juga terus dilakukan. Sejauh ini, secara keseluruhan capaian vaksinasi pelajar sudah menyentuh 74 persen. Hanya pelajar SMP yang terdata vaksinasi, karena sudah memenuhi syarat minimal berusia 12 tahun. Total ada 9.258 pelajar SMP.

Ayik mengatakan, capaian vaksinasi di tingkat sekolah berbeda-beda. Ada sekolah yang capaiannya tinggi. Bahkan, mendekati 100 persen. Ada juga yang capaiannya masih rendah. “Kalau dilihat per sekolah persentasenya tidak sama,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/