alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Jalur Wisata Menuju Bromo via Tosari Sudah Mulus

BANGIL, Radar Bromo – Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan memastikan jalan akses wisata menuju Gunung Bromo telah mulus. Rehabilitasi selesai. Pembangunan infrastruktur yang didukung dana Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) itu telah rampung.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Listiani menjelaskan, pemeliharaan jalan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu sudah tergarap sepenuhnya. Sembilan ruas jalan sasaran pembenahan rampung.

”Realisasinya sudah 100 persen. Tinggal menunggu penyerahan tahap satu,” ungkapnya.

Pembangunan jalur-jalur tersebut memang tak mudah. Medan jalan yang curam merepotkan pelaksana. Pengangkutan material tidak semudah pengerjaan jalan di dataran rendah. Muatan harus dikurangi saat jalan menanjak. Sehingga risiko kecelakaan bisa tercegah.

”Semua itu sudah diatasi,” imbuhnya. Sejak Mei 2021, pembenahan jalur kawasan TNBTS itu direalisasikan. Targetnya, November rampung. Namun, akhir Oktober ini, semua pekerjaan ternyata selesai.

Sebelumnya diberitakan, penanganan jalur wisata Gunung Bromo merupakan lanjutan PHJD. Pemkab Pasuruan sudah dua kali memperoleh support yang sama dari pusat. Dimulai pada 2019. Pemkab mendapat dana hibah dari Australia Rp 22 miliar.

Support diberikan lagi pada 2020 sebesar Rp 21 miliar untuk melanjutkan jalur sebelumnya. Sedangkan bantuan pada 2021 ini merupakan support terakhir dari PHJD. Dana Rp 16 miliar dialokasikan untuk penanganan Jalan Tosari menuju lautan pasir Gunung Bromo. (one/far)

BANGIL, Radar Bromo – Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan memastikan jalan akses wisata menuju Gunung Bromo telah mulus. Rehabilitasi selesai. Pembangunan infrastruktur yang didukung dana Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) itu telah rampung.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Listiani menjelaskan, pemeliharaan jalan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) itu sudah tergarap sepenuhnya. Sembilan ruas jalan sasaran pembenahan rampung.

”Realisasinya sudah 100 persen. Tinggal menunggu penyerahan tahap satu,” ungkapnya.

Pembangunan jalur-jalur tersebut memang tak mudah. Medan jalan yang curam merepotkan pelaksana. Pengangkutan material tidak semudah pengerjaan jalan di dataran rendah. Muatan harus dikurangi saat jalan menanjak. Sehingga risiko kecelakaan bisa tercegah.

”Semua itu sudah diatasi,” imbuhnya. Sejak Mei 2021, pembenahan jalur kawasan TNBTS itu direalisasikan. Targetnya, November rampung. Namun, akhir Oktober ini, semua pekerjaan ternyata selesai.

Sebelumnya diberitakan, penanganan jalur wisata Gunung Bromo merupakan lanjutan PHJD. Pemkab Pasuruan sudah dua kali memperoleh support yang sama dari pusat. Dimulai pada 2019. Pemkab mendapat dana hibah dari Australia Rp 22 miliar.

Support diberikan lagi pada 2020 sebesar Rp 21 miliar untuk melanjutkan jalur sebelumnya. Sedangkan bantuan pada 2021 ini merupakan support terakhir dari PHJD. Dana Rp 16 miliar dialokasikan untuk penanganan Jalan Tosari menuju lautan pasir Gunung Bromo. (one/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/