alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Minta Pemkot Sewa Hotel Sebagai Tempat Karantina Pasien

PURWOREJO, Radar Bromo – Pelayanan kesehatan bagi pasien terpapar Covid-19 di Kota Pasuruan mendapat catatan tebal dari DPRD setempat. Keberadaan Gedung Gradika yang menjadi tempat karantina pasien, dinilai tak layak. Karena itu, Pemkot diminta mencari lokasi baru yang lebih layak dari sisi kesehatan.

Anggota Komisi I DPRD Kota Pasuruan R Imam Joko Sih Nugroho menyebut tempat karantina pasien harus mendapat perhatian serius oleh Pemkot. Menurutnya, Pemkot bisa menyediakan tempat karantina yang lebih layak bagi pasien. Ketimbang yang ada di Gedung Gradika saat ini.

“Mereka yang dikarantina tidak hanya perlu diberi pelayanan kesehatan. Kondisi psikis pasien juga harus benar-benar dijaga. Jangan sampai mereka menjalani karantina, tetapi malah drop psikisnya,” terang Imam.

Hal itu disampaikan mengingat banyaknya aduan yang selama ini masuk ke DPRD terkait rumah singgah tersebut. Terutama dari keluarga pasien yang sempat menjalani karantina di rumah singgah. Mereka menilai keberadaan rumah singgah tidak layak. Imam menyayangkan banyaknya aduan itu. Padahal, dengan anggaran yang relatif besar, Pemkot bisa menyediakan fasilitas karantina yang jauh lebih memadai.

“Terakhir dana Covid-19 itu Rp 81 miliar. Dengan anggaran sebesar itu, kondisi rumah singgah Gradika maupun shelter kecamatan banyak mendapat keluhan masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya bahkan menerima aduan keluarga pasien yang menyebut tempat tidur pasien ada yang rusak. “Itu dibeli dengan anggaran Rp 1 juta, tapi ada keluhan sekarang sudah amblek,” jelasnya.

Imam lalu meminta Pemkot menyediakan tempat karantina yang lebih layak. “Ada daerah yang sampai menyewa hotel untuk karantina pasien. Kenapa kita tidak bisa? Kalau memang dibutuhkan, dan anggarannya tersedia seharusnya Pemkot melakukan itu,” pintanya.

Pj Sekda Kota Pasuruan Anom Surahno mengaku akan mengevaluasi pelayanan kesehatan terkait Covid-19 selama ini. Termasuk juga mengenai kelayakan tempat karantina di rumah singgah Gradika dan beberapa shelter kecamatan. Dia juga menerima masukan DPRD untuk mencari lokasi baru sebagai tempat karantina.

“Pada 2021 nanti harus selesai yang ada di Gradika. Sejauh ini, ada gambaran untuk pasien Covid-19 ditempatkan di hotel memang,” ungkap Anom. (tom/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.