alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Asuransi Nelayan Masih Minim Peminat di Kab Pasuruan

BANGIL, Radar Bromo – Sampai akhir Oktober ini, jumlah pengajuan asuransi nelayan di Kabupaten Pasuruan masih nihil. Kendati rutin dilakukan sosialisasi bahwa asuransi tetap dibuka sepanjang tahun, namun nelayan masih enggan mendaftar.

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Tri Irawati Omar Dhani mengatakan, masih sepinya peminat asuransi nelayan tahun ini lantaran kuota gratis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memang tidak ada. Kuota ini rencananya ditunda untuk tahun depan.

“Setelah dipastikan tidak ada kuota asuransi gratis dari pusat, sehingga yang dibuka hanya asuransi mandiri. Dan hal ini yang membuat salah satu sebab nelayan enggan mendaftar karena harus membayar sendiri preminya,” terang Tri Irawati.

Sejauh ini, memang ada 1-2 nelayan yang menanyakan terkait asuransi nelayan mandiri. Namun, sampai kemarin memang masih belum ada yang mendaftar secara resmi.

Sehingga tercatat tahun 2020 ini belum ada yang mendaftar asuransi nelayan. Masih belum adanya yang mendaftar asuransi nelayan mandiri.

Pilihan mengajukan asuransi memang tidak wajib. Namun karena pekerjaan nelayan dinilai berisiko tinggi. Asuransi sejatinya bisa menjadi pilihan jika ada kecelakaan kerja bahkan kematian saat bekerja di laut.

Tercatat jika dibandingkan 2019 lalu, awal tahun tercatat sudah ada 10 nelayan yang mendaftar asuransi mandiri. Namun tahun ini sampai akhir Oktober memang masih kosong.

Masih tidak adanya pendaftar ini, diduga karena berbagai sebab. Salah satunya situasi pendapatan nelayan yang menurun karena harga jual ikan murah sehingga antusias melaut turun. Juga kondisi ekonomi yang lesu.

Selain itu kesadaran untuk memproteksi diri saat bekerja juga masih rendah. Untuk premi asuransi mandiri memang beragam mulai dari Rp 75 ribu, Rp 100 ribu dan Rp 175 ribu pertahun. (eka/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Kembang Kempis Kerajinan Perak di Gajahbendo, Kecamatan Beji

Kerajinan perak sempat menjadi primadona di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Bahkan, puluhan warga setempat menggantungkan hidupnya dari industri perak. Namun, kondisinya saat ini berubah.

Bawaslu Limpahkan Laporan Skor Debat ke Polres

Bawaslu Kota Pasuruan, menyatakan laporan dugaan pelanggaran pilkada terkait adanya skor debat kedua Pilwali Pasuruan 2020, memenuhi syarat formil dan materil.

Curanmor Marak, Polresta Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Dalam bulan ini, tercatat telah terjadi lima kali curanmor dan pelakunya belum tertangkap.

Pakai Huruf Pegon, Kiai Nawawi Tulis Maklumat Dukung Gus Ipul

Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri K.H. Nawawi Abdul Djalil mengeluarkan maklumat terkait Pilwali Pasuruan 2020.

Pendaftar Anugerah Kampung Hebat Membeludak

Antusiasme Rukun Tetangga (RT) di Kota Pasuruan, mengikuti Anugerah Kampung Hebat Tahun 2020, sangat terasa.