alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Pendaftar CPNS-PPPK di Kab Pasuruan Capai Segini

PASURUAN, Radar Bromo – Animo masyarakat untuk menjadi abdi negara masih tinggi. Ini terlihat sampai hari terakhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kontran (PPPK) yang telah berlalu Senin (26/7). Pendaftar sangat tinggi dan bahkan melebihi kuota yang ditetapkan oleh pusat di Kabupaten Pasuruan.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo untuk formasi CPNS tenaga tekhnis kuota 11 diserbu oleh 874 pendaftar, CPNS tenaga kesehatan kuota 46 diserbu oleh 574 pendaftar, PPPK nonguru kuota 58 pendaftar 214, dan PPPK guru kuota 2.676 formasi diserbu 3.331 pendaftar. Dari jumlah itu ditotal menjadi 4.993 pendaftar.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, melalui Ketua Panselda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya mengatakan, animo pendaftar sangat tinggi sejak dibukanya pendaftaran. Pihaknya juga membuka forum tanya jawab via online.

“Mulai dibuka pada tanggal 31 Juni lalu banyak yang daftar. Dan mulai tanggal 5 sampai 25 kami membuka konsultasi virtual. Ini banyak pesertanya,” katanya.

Menurutnya, bukan saja warga Pasuruan yang mengikuti ruang konsultasi online itu. Ada dari luar daerah. Bahkan, juga ada warga Aceh yang ikut. Ini membuktikan bahwa animo masyarakat sangat tinggi. Setiap pertanyaan dijawab dengan tepat oleh host.

“Kebetulan saya hostnya. Kami menjawab setiap pertanyaan. Rata rata pertanyaan mengenai ijazah apakah linier dengan yang dituju,” katanya.

Ia mengatakan, semua pendaftar tersebut tidak semuanya bakal lolos. Masih ada tahapan verifikasi dokumen. Setelah pendaftaran ditutup pansel melakukan verifikasi tersebut. Apakah sesuai dengan yang disyaratkan atau tidak.

“Kalau sesuai nantinya bisa ikut seleksi lanjutan. Nanti ada Seleksi Kompemetsi Dasar (SKD) dan kemudian ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” tuturnya.

Dalam pelaksanaan seleksi, pihaknya hanya menyiapkam sarana dan prasarana (Sarpras). Sedangkan aplikasi yang digunakan oleh para peserta adalah milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reforma Birokrasi (Kemempan RB).

“Kami hanya menyiapkan sarpras. Ini untuk aplikasinya adalah kementerian,” ungkapnya.

Apakah ada formasi yang tidak ada peminatnya? Anang mengaku belum mengecek secara detail. “Tapi kuotanya terpenuhi,” ungkapnya. (sid/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Animo masyarakat untuk menjadi abdi negara masih tinggi. Ini terlihat sampai hari terakhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kontran (PPPK) yang telah berlalu Senin (26/7). Pendaftar sangat tinggi dan bahkan melebihi kuota yang ditetapkan oleh pusat di Kabupaten Pasuruan.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo untuk formasi CPNS tenaga tekhnis kuota 11 diserbu oleh 874 pendaftar, CPNS tenaga kesehatan kuota 46 diserbu oleh 574 pendaftar, PPPK nonguru kuota 58 pendaftar 214, dan PPPK guru kuota 2.676 formasi diserbu 3.331 pendaftar. Dari jumlah itu ditotal menjadi 4.993 pendaftar.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, melalui Ketua Panselda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya mengatakan, animo pendaftar sangat tinggi sejak dibukanya pendaftaran. Pihaknya juga membuka forum tanya jawab via online.

“Mulai dibuka pada tanggal 31 Juni lalu banyak yang daftar. Dan mulai tanggal 5 sampai 25 kami membuka konsultasi virtual. Ini banyak pesertanya,” katanya.

Menurutnya, bukan saja warga Pasuruan yang mengikuti ruang konsultasi online itu. Ada dari luar daerah. Bahkan, juga ada warga Aceh yang ikut. Ini membuktikan bahwa animo masyarakat sangat tinggi. Setiap pertanyaan dijawab dengan tepat oleh host.

“Kebetulan saya hostnya. Kami menjawab setiap pertanyaan. Rata rata pertanyaan mengenai ijazah apakah linier dengan yang dituju,” katanya.

Ia mengatakan, semua pendaftar tersebut tidak semuanya bakal lolos. Masih ada tahapan verifikasi dokumen. Setelah pendaftaran ditutup pansel melakukan verifikasi tersebut. Apakah sesuai dengan yang disyaratkan atau tidak.

“Kalau sesuai nantinya bisa ikut seleksi lanjutan. Nanti ada Seleksi Kompemetsi Dasar (SKD) dan kemudian ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” tuturnya.

Dalam pelaksanaan seleksi, pihaknya hanya menyiapkam sarana dan prasarana (Sarpras). Sedangkan aplikasi yang digunakan oleh para peserta adalah milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reforma Birokrasi (Kemempan RB).

“Kami hanya menyiapkan sarpras. Ini untuk aplikasinya adalah kementerian,” ungkapnya.

Apakah ada formasi yang tidak ada peminatnya? Anang mengaku belum mengecek secara detail. “Tapi kuotanya terpenuhi,” ungkapnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/