alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Ini Jumlah Pandaftar CPNS-PPPK di Probolinggo, Ada yang Minim Kuota

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Ribuan peserta sudah mendaftar CPNS-PPPK secara online. Di Kota/Kabupaten Probolinggo, jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) jauh lebih banyak di banding pendaftar pekerja pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK). Bahkan, di Kabupaten Probolinggo, jumlah pendaftar PPPK Guru belum memenuhi kuota.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, pendaftaran CPNS-PPPK di Kabupaten Probolinggo, didominasi formasi CPNS. Meskipun, kuota formasi CPNS sedikit, tetap peminatnya tertinggi. Seperti halnya, CPNS tenaga teknis kuota hanya 69 formasi, pendaftarnya mencapai 2.707 peserta.

Sedangkan kuota PPPK guru di Kabupaten Probolinggo sebanyak 3.374 formasi. Namun, pendaftar secara online yang masuk di Kementerian pendidikan dan budaya, hanya 2.765 peserta. Sehingga, pendaftar PPPK guru tidak penuhi kuota PPPK.

Kondisi hampir sama dengan di Kota Probolinggo. Formasi CPNS yang paling difavoritkan dan terbanyak pendaftarnya. Dari kuota 131 formasi, yang sudah mendaftar sebanyak 1.356 peserta. Rincian tenaga kesehatan 549 peserta dan Tenaga teknis 807 peserta.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifuddin saat dikonfirmasi mengatakan, para peserta CPNS-PPPK telah mendaftar secara online dan langsung masuk ke pusat data pendaftarannya. Pihaknya hanya membantu untuk mem-back up. Semua pelaksanaan dan pendataan pendaftaran masuk ke pusat. Termasuk verifikasi berkas persyaratan pendaftar CPNS-PPPK dilakukan oleh pusat.

”Itu jumlah peserta yang mendaftar, tapi belum tentu akan ikuti tes seleksi semua. Karena, masih akan diverifikasi dan diperiksa persyaratan. Jika penuhi syarat administrasi, akan ditetapkan lolos administrasi dan bisa ikuti tahapan berikutnya,” katanya.

Ditanya soal jumlah pendaftar lebih banyak formasi CPNS? Hudan membenarkan kondisi itu. Masayrakat yang daftar rekruitmen CPNS dan PPPK, ternyata lebih favoritkan seleksi CPNS. Terbukti, meski kuota formasi peneriamaan sedikit, pendaftarnya jauh lebih banyak dibanding peserta PPPK. ”Untuk PPPK Guru semuanya data terpusat di kemendikbud. Kami tidak dapat mengaksesnya,” terangnya. (mas/fun)

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Ribuan peserta sudah mendaftar CPNS-PPPK secara online. Di Kota/Kabupaten Probolinggo, jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) jauh lebih banyak di banding pendaftar pekerja pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK). Bahkan, di Kabupaten Probolinggo, jumlah pendaftar PPPK Guru belum memenuhi kuota.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, pendaftaran CPNS-PPPK di Kabupaten Probolinggo, didominasi formasi CPNS. Meskipun, kuota formasi CPNS sedikit, tetap peminatnya tertinggi. Seperti halnya, CPNS tenaga teknis kuota hanya 69 formasi, pendaftarnya mencapai 2.707 peserta.

Sedangkan kuota PPPK guru di Kabupaten Probolinggo sebanyak 3.374 formasi. Namun, pendaftar secara online yang masuk di Kementerian pendidikan dan budaya, hanya 2.765 peserta. Sehingga, pendaftar PPPK guru tidak penuhi kuota PPPK.

Kondisi hampir sama dengan di Kota Probolinggo. Formasi CPNS yang paling difavoritkan dan terbanyak pendaftarnya. Dari kuota 131 formasi, yang sudah mendaftar sebanyak 1.356 peserta. Rincian tenaga kesehatan 549 peserta dan Tenaga teknis 807 peserta.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo, Hudan Syarifuddin saat dikonfirmasi mengatakan, para peserta CPNS-PPPK telah mendaftar secara online dan langsung masuk ke pusat data pendaftarannya. Pihaknya hanya membantu untuk mem-back up. Semua pelaksanaan dan pendataan pendaftaran masuk ke pusat. Termasuk verifikasi berkas persyaratan pendaftar CPNS-PPPK dilakukan oleh pusat.

”Itu jumlah peserta yang mendaftar, tapi belum tentu akan ikuti tes seleksi semua. Karena, masih akan diverifikasi dan diperiksa persyaratan. Jika penuhi syarat administrasi, akan ditetapkan lolos administrasi dan bisa ikuti tahapan berikutnya,” katanya.

Ditanya soal jumlah pendaftar lebih banyak formasi CPNS? Hudan membenarkan kondisi itu. Masayrakat yang daftar rekruitmen CPNS dan PPPK, ternyata lebih favoritkan seleksi CPNS. Terbukti, meski kuota formasi peneriamaan sedikit, pendaftarnya jauh lebih banyak dibanding peserta PPPK. ”Untuk PPPK Guru semuanya data terpusat di kemendikbud. Kami tidak dapat mengaksesnya,” terangnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/