alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Friday, 27 November 2020

Bila Ini Ditetapkan Cagar Budaya, Pemeliharaan Ditanggung Pemkot

PASURUAN, Radar Bromo – Rencana Pemkot Pasuruan menetapkan sejumlah bangunan kuno sebagai cagar budaya sejauh ini masih jalan di tempat. Meski sudah mengantongi rekomendasi dari tim cagar budaya Pemprov Jawa Timur, 11 bangunan dan kawasan yang ada belum juga ditetapkan sebagai cagar budaya.

Padahal, rekomendasi mengenai 11 bangunan dan kawasan itu sudah diserahkan ke Pemkot sejak pertengahan 2019 lalu (daftar bangunan yang diproyeksi jadi cagar budaya, selengkapnya lihat infografis).

Rekomendasi itu semestinya bisa dijadikan dasar bagi Pemkot untuk menetapkan cagar budaya. Tetapi, sampai saat ini Pemkot juga belum menerbitkan surat keputusan tentang penetapan cagar budaya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Mualif Arif mengatakan, rencana penetapan cagar budaya itu masih ada. Tetapi, penetapan cagar budaya itu harus disiapkan secara matang.

Terutama, berkaitan dengan program yang akan dilakukan setelah bangunan-bangunan kuno itu telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Ayik –sapaan akrabnya- menjelaskan, persiapan itu sangat penting. Sebab, jika tak dipersiapkan secara matang, cagar budaya yang telah ditetapkan juga akan sia-sia.

“Nanti akan di-SK-kan dulu. Tapi, sebelum itu kami ingin menyiapkan dulu rencana ke depan seperti apa,” ungkap Ayik.

Pasalnya, apabila cagar budaya sudah ditetapkan, beban pemeliharaan juga bakal menjadi tanggungan Pemkot. Apalagi, sebagian dari bangunan kuno yang direkomendasikan tim ahli cagar budaya Pemprov Jawa Timur bukanlah fasilitas publik.

Beberapa di antaranya, seperti Rumah Singa, Rumah Daroessalam merupakan milik perorangan. Sedangkan yang lainnya seperti Markas Yon Zipur 10 dan bekas Gedung Harmoni sudah menjadi milik instansi dan yayasan.

“Ini perlu direncanakan dulu pemeliharaan maupun rencana destinasinya,” beber Ayik. (tom/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Usai Dilantik, Ribuan KPPS yang Bertugas di Pilwali Dirapid Test

Ini salah satu upaya KPU dalam memastikan seluruh putugas penyelanggara, seperti KPPS hingga linmas benar-benar sehat dan tidak terjangkit Covid-19

Petugas KPPS Harus Jaga Integritas selama Pilwali

Selanjutnya, KPU akan memberikan pembekalan bagi KPPS sebelum bertugas.

Pembobol Alfamart Suwayuwo Dibekuk, Pelaku Residivis, Ini Tampangya

Pelaku pembobolan toko modern yang berada di sebelah timur jalan nasional ini ada tiga orang.

Pembuangan Bayi di Bermi Krucil, sang Ibu Jadi Tersangka

Setelah melahirkan, pelaku langsung meninggalkan bayinya. Itu dilakukan agar tidak ada orang yang tahu dirinya telah melahirkan.