alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Jabatan Wali Kota Raharto Teno Berakhir 17 Februari

PASURUAN, Radar Bromo – Raharto Teno Prasetyo dipastikan bakal mengakhiri jabatannya sebagai wali kota Pasuruan pada 17 Februari 2021 mendatang. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna dengan agenda Pengumuman Hasil Penetapan Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih pada Pilwali Pasuruan 2020 dan Akhir Masa Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2016-2021, Rabu (27/1).

Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan mengatakan, pihaknya memiliki kewajiban konstitusional untuk mengumumkan hasil penetapan pasangan calon terpilih melalui rapat paripurna. Hal itu sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada.

“Berdasarkan keputusan KPU Kota Pasuruan tentang penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih dalam Pilwali Pasuruan 2020, saudara Saifullah Yusuf dan saudara Adi Wibowo sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih,” ungkapnya.

Ismail melanjutkan, masa jabatan Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo periode 2016-2021 akan berakhir pada 17 Februari 2021. Hal itu sebagaimana tertuang dalam petikan Keputusan Menteri Dalam Negeri tahun 2020 tentang Pengesahan Pengangkatan dan Pengesahan Pemberhentian Wali Kota Pasuruan.

Dalam agenda itu, juga dilakukan penandatanganan Keputusan DPRD Kota Pasuruan dan berita acara tentang pengumuman hasil penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih pada Pilwali Pasuruan 2020. Selanjutnya, berkas itu akan dikirim ke Mendagri melalui Gubernur Jawa Timur.

Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi jajaran Forkopimda, DPRD, masyarakat yang bekerja sama menyampaikan kritik dan saran demi mewujudkan Kota Pasuruan lebih baik dan maju dalam segala bidang.

“Dengan harapan, peran dan kontribusi kita semua terus terjaga untuk dukung program pemerintah pada kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota selanjutnya,” kata Teno dalam sambutannya.

Politisi PDIP itu juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyukseskan Pilwali Pasuruan 2020. Sehingga, pesta demokrasi itu berjalan baik, lancar, dan demokratis. “Mohon maaf apabila dalam kebersamaan kita selama lima tahun ada kesalahan dalam penyelenggaraan sistem pemerintahan,” ujarnya. (tom/mie)

PASURUAN, Radar Bromo – Raharto Teno Prasetyo dipastikan bakal mengakhiri jabatannya sebagai wali kota Pasuruan pada 17 Februari 2021 mendatang. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna dengan agenda Pengumuman Hasil Penetapan Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih pada Pilwali Pasuruan 2020 dan Akhir Masa Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2016-2021, Rabu (27/1).

Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan mengatakan, pihaknya memiliki kewajiban konstitusional untuk mengumumkan hasil penetapan pasangan calon terpilih melalui rapat paripurna. Hal itu sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada.

“Berdasarkan keputusan KPU Kota Pasuruan tentang penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih dalam Pilwali Pasuruan 2020, saudara Saifullah Yusuf dan saudara Adi Wibowo sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih,” ungkapnya.

Ismail melanjutkan, masa jabatan Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo periode 2016-2021 akan berakhir pada 17 Februari 2021. Hal itu sebagaimana tertuang dalam petikan Keputusan Menteri Dalam Negeri tahun 2020 tentang Pengesahan Pengangkatan dan Pengesahan Pemberhentian Wali Kota Pasuruan.

Dalam agenda itu, juga dilakukan penandatanganan Keputusan DPRD Kota Pasuruan dan berita acara tentang pengumuman hasil penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih pada Pilwali Pasuruan 2020. Selanjutnya, berkas itu akan dikirim ke Mendagri melalui Gubernur Jawa Timur.

Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi jajaran Forkopimda, DPRD, masyarakat yang bekerja sama menyampaikan kritik dan saran demi mewujudkan Kota Pasuruan lebih baik dan maju dalam segala bidang.

“Dengan harapan, peran dan kontribusi kita semua terus terjaga untuk dukung program pemerintah pada kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota selanjutnya,” kata Teno dalam sambutannya.

Politisi PDIP itu juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyukseskan Pilwali Pasuruan 2020. Sehingga, pesta demokrasi itu berjalan baik, lancar, dan demokratis. “Mohon maaf apabila dalam kebersamaan kita selama lima tahun ada kesalahan dalam penyelenggaraan sistem pemerintahan,” ujarnya. (tom/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/