alexametrics
31C
Probolinggo
Saturday, 23 January 2021

Target Retribusi Tenaga Kerja Asing di Kab Pasuruan Stagnan

PASURUAN, Radar Bromo – Realisasi penerimaan retribusi dari tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Pasuruan tahun lalu berhasil melewati target. Meski begitu, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan tak menaikkan target retribusi TKA tahun ini.

Retribusi TKA tahun ini masih ditargetkan sebesar Rp 2,02 miliar. Suhartana, kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Disnaker setempat mengatakan, realisasi retribusi notifikasi TKA memang tak dinaikkan tahun ini. Ini, lantaran memang ada harapan bahwa ada pengendalian TKA yang bekerja di daerah.

“TKA tidak bisa diprediksi naik-turunnya setiap tahun. Namun, kami berharap memang ada pengendalian. Sehingga, jika makin menurun, justru makin bagus,” terang Suhartana.

Tercatat sepanjang 2019 lalu, penerimaan retribusi notifikasi TKA tercapai Rp 2,457 miliar. Jumlah ini sudah melebihi target sebesar Rp 2,02 miliar. Namun jika dibandingkan tahun 2018 lalu, memang cenderung ada penurunan retribusi. Pada 2018 lalu, tercapai Rp 2,6 miliar dari target Rp 2,02 miliar.

Suhartana mengatakan, dengan tidak dinaikkan target retribusi TKA, harapannya memang ada penurunan pekerja asing. Sehingga, terjadi transfer knowledge dan skill ke tenaga lokal. Hal ini terlihat dari jumlah TKA yang terkena retribusi di Kabupaten Pasuruan. Pada 2018 lalu mencapai 156 TKA, namun untuk 2019 turun menjadi 146 TKA.

“Memang mempekerjakan TKA itu merupakan hak perusahaan. Terutama yang berurusan dengan faktor teknis. Misal mesin baru, sehingga turut mempekerjakan TKA juga,” ujarnya.

Sedangkan TKA yang bekerja di Kabupaten Pasuruan kebanyakan adalah dari top manajemen dan paling banyak adalah dari tenaga kerja Tiongkok, Jepang, Korea, Taiwan, Malaysia, sampai Australia.

Untuk pembayarannya sendiri langsung di-handle oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Mayoritas, TKA asing ini bekerja di Perusahaan Modal Asing (PMA) khususnya di kawasan PIER, Beji, sampai daerah barat mulai dari Gempol, Pandaan, sampai Purwosari, Kejayan, dan Rejoso. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU