Tahun Ini Bangun Kios Pedagang Senilai Rp 2 M di Banyubiru

WINONGAN, Radar Bromo – Wisata Banyubiru di Kecamatan Winongan tahun ini kembali dikucuri anggaran miliaran. Rencananya, tahun ini bakal dibangun kios pedagang di areal selatan Pemandian Alami Banyubiru.

Anggarannya mencapai Rp 2 miliar dengan diambilkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat. Budi Shoreanto, kabid Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) mengatakan, anggaran peningkatan sarpras ini masuk dalam pengembangan wisata di 10 destinasi unggulan, salah satunya di Bromo.

Kabupaten Pasuruan sendiri masuk kawasan wisata yang dikembangkan, sehingga mendapatkan dana DAK dari Pusat.

“Sehingga, tahun ini kembali mendapatkan anggaran untuk peningkatan wisata. Di Pemandian Alam Banyubiru, tahun ini bakal dibangun Plaza Pusat Jajanan atau kompleks pertokoan,” terangnya.

Budi mengatakan, Plaza Pusat Jajanan ini nantinya bakal dibangun di areal selatan lokasi kolam alami. Saat ini memang sudah ada lapak pedagang.

Namun, kondisinya sudah kurang layak. Selain langit-langitya banyak yang bolong, kondisi genting juga banyak yang sudah jebol. Lapak pedagang ini memang sudah cukup lama dibangun. Sehingga, dengan kondisi yang butuh perbaikan maka tahun ini bakal dibangun ulang.

“Rencananya nanti akan dibangun ulang menjadi kios untuk sekitar 6 pedagang. Anggaran sendiri dari DAK pusat sebesar Rp 2 miliar,” terangnya.

Tercatat saat ini pedagang di lapak lama ada 6. Nantinya, mereka akan diprioritaskan untuk menempati kios baru adalah pedagang lama juga. “Saat ini masih dalam tahap perencanaan, rencana ukuran kios sendiri cukup besar hingga masing-masing 2 kali 3 meter,” terangnya.

Harapannya dengan adanya Plaza Pusat Jajanan , kondisi pedagang mamin bisa lebih baik dan nyaman. Termasuk bisa meningkatkan pengunjung di Pemandian Alam Banyubiru. (eka/mie)