Eks Sesepuh PDI Perjuangan Dampingi Purnawirawan Polisi saat Daftar di Golkar

PASURUAN, Radar Bromo – Purnawirawan polisi Ahmad Ansori kian getol menunjukkan keseriusannya masuk dalam bursa bakal calon wali kota (bacawali) Pasuruan. Itu, dibuktikan dengan upayanya meminta dukungan partai politik.

Setelah mengikuti pendaftaran terbuka di beberapa partai politik, Ansori juga menggaet dukungan dari Partai Golkar. Sama dengan beberapa bakal calon wali kota lainnya, ia juga disodori formulir pendaftaran dari partai berlambang pohon beringin itu.

Kedatangan Ansori ke Kantor DPD Partai Golkar Kota Pasuruan di Jalan Pahlawan kemarin (27/1), tampak berbeda. Di antara beberapa pendukungnya, terlihat Pudjo Basuki. Pria yang pernah menjabat sebagai wakil wali kota Pasuruan dan dikenal sebagai politisi senior di Kota Pasuruan yang dulu lekat dengan PDIP.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Pasuruan Teguh Winarno memuji popularitas Ansori. Sebagai salah satu kandidat, kata Teguh, popularitas Ansori begitu cepat menjulang dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya rasa Pak Ansori ini banyak yang kenal, sudah populer di Kota Pasuruan. Karena tiap hari blusukan,” ungkap Teguh saat menyambut Ansori.

Dia bahkan menyandingkan popularitas Ansori dengan Raharto Teno Prasetyo yang kini menjabat Plt Wali Kota Pasuruan. “Bahkan kalau saya pribadi yang menilai, Pak Teno kira-kira popularitasnya sama dengan Pak Ansori,” ucap Teguh.

Ansori berterima kasih atas pujian itu. Menurutnya, caranya menyapa masyarakat dengan cara blusukan selama ini tak sia-sia. “Ya mudah-mudahan ini terus meningkat,” ungkapnya.

Dia juga cukup yakin bisa mengantongi rekomendasi dari Partai Golkar. Sehingga, memudahkan jalannya untuk maju dalam Pilwali 2020 nanti. “Sangat yakin karena Golkar ini proporsional dan profesional. Apalagi tadi disampaikan tidak ada mahar, tapi mengukur elektabilitas yang didukung dari hasil survei,” terangnya.

Sementara, Pudjo Basuki menyebut kedatangannya bersama rombongan Ansori kemarin lebih sebagai bentuk apresiasi. Di samping itu, Pudjo juga merasa tergerak untuk berpartisipasi dalam geliat politik di Kota Pasuruan saat ini.

“Ini bukan persoalan dukung-mendukung, tapi memayu bagyo bahwa Kota Pasuruan akan menghadapi pesta demokrasi. Saya sebagai orang Kota Pasuruan harus berpartisipasi,” tuturnya.

Ia juga menilai kedatangan Ansori ke Partai Golkar merupakan langkah tepat. Mengingat perolehan kursi parlemen yang dimiliki sejumlah tujuh kursi dinilainya ideal untuk mengusung calon wali kota. “Golkar sangat memungkinkan, karena begitu rekomendasi turun sudah pasti jadi calon wali kota,” katanya. (tom/mie)