alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Triwulan 3, Produksi Budi Daya Ikan Kota Pasuruan Capai 622,56 Ton

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Masa panen pada tiga bulan di akhir tahun ini diharapkan bisa memenuhi target produksi budi daya ikan di Kota Pasuruan. Selama sembilan bulan terakhir, ikan budi daya yang mampu diproduksi di Kota Pasuruan mencapai sekitar 71 persen dari target.

Kabid Perikanan Budidaya di Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imron Rosadi menerangkan lonjakan produksi terjadi sepanjang panen pada triwulan ketiga. Yaitu pada kurun Juli hingga September. Dibandingkan triwulan sebelumnya, capaian produksi bahkan hampir dua kali lipat lebih banyak.

“Pada triwulan ketiga ini, hasil produksi dari budi daya ikan sebanyak 622,56 ton. Sedangkan pada September saja 234,30 ton,” ungkap Imron.

Dia merinci, capaian produksi pada triwulan pertama yakni Januari hingga Maret tercapai 457,91 ton. Akan tetapi, hasil produksi pada triwulan kedua, pada April hingga Juni turun. Capaiannya berada di angka 374,05 ton. “Jadi total produksi selama Januari sampai September ini sebanyak 1.454 ton,” terang Imron.

Itu artinya, masih ada kekurangan sekitar 29 persen. Sebab, Pemkot menargetkan produksi budi daya ikan tahun ini mencapai 2.020 ton. Meski begitu, Imron tetap meyakini capaian produksi dari sektor tersebut bakal memenuhi target.

Dia mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong produksi ikan budi daya agar lebih baik. Di antaranya dengan mengoptimalkan teknik budi daya. Kendati demikian, hasil produksi budi daya ikan juga tak lepas dari faktor cuaca. Karena itu, capaian produksi yang dihasilkan pada musim hujan akan menurun.

“Ketika musim hujan, perkembangbiakan ikan budi daya cenderung lambat. Ini yang kemudian mempengaruhi hasil produksi,” jelasnya.

Di Kota Pasuruan ada enam tambak budi daya ikan. Antara lain di Kelurahan Blandongan, Kepel, Tapaan, Mandaranrejo dan Gadingrejo yang membudidaya ikan payau seperti bandeng. Sedangkan satu tambak di Gadingrejo membudidaya ikan tawar yang meliputi lele dan nila. (tom/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR