alexametrics
26.7 C
Probolinggo
Saturday, 25 June 2022

Terimbas Refocusing, Batal Bangun IPLT di Kota Pasuruan Tahun Ini

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Rencana Pemkot Pasuruan untuk segera memiliki Instalasi Pengelolaan Limbah Tinja (IPLT) gagal terealisasi. Padahal sebelumnya, pembangunan IPLT sudah direncanakan tahun ini.

Kabid Perumahan di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso mengatakan pihaknya memang sempat merencanakan pembangunan IPLT tahun ini. “Akan tetapi tidak jadi terealisasi,” ungkap Budi.

Menurutnya, Pemkot sudah menyiapkan pembangunan IPLT tersebut. Salah satunya dengan menyediakan lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan. Pemkot juga telah melakukan pematangan lahan.

Rencananya, IPLT dibangun di sekitar TPA Blandongan. “Tepatnya di sisi barat TPA Blandongan. Lahannya sudah siap,” bebernya.

Dari sisi anggaran, Pemkot juga menyediakan dana sekitar Rp 7 miliar. Budi mengatakan IPLT itu untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Sebab pengelolaan limbah tinja, bertujuan untuk mengurangi tingkat pencemaran lingkungan. Apalagi limbah tinja sangat berbahaya bagi lingkungan, khususnya memengaruhi kualitas air. “Sehingga dengan adanya IPLT, maka limbah dapat diolah hingga dapat digunakan untuk pembuatan kompos,” jelasnya.

Tidak terealisasinya pembangunan IPLT, lanjut Budi, dikarenakan anggarannya harus dialihkan untuk menangani Covid-19. Sehingga tidak memungkinkan proyek itu tetap dilaksanakan tahun ini. “Seharusnya kemarin masuk lelang. Tetapi batal karena dialihkan,” jelasnya. (tom/mie)

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Rencana Pemkot Pasuruan untuk segera memiliki Instalasi Pengelolaan Limbah Tinja (IPLT) gagal terealisasi. Padahal sebelumnya, pembangunan IPLT sudah direncanakan tahun ini.

Kabid Perumahan di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Budi Santoso mengatakan pihaknya memang sempat merencanakan pembangunan IPLT tahun ini. “Akan tetapi tidak jadi terealisasi,” ungkap Budi.

Menurutnya, Pemkot sudah menyiapkan pembangunan IPLT tersebut. Salah satunya dengan menyediakan lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan. Pemkot juga telah melakukan pematangan lahan.

Rencananya, IPLT dibangun di sekitar TPA Blandongan. “Tepatnya di sisi barat TPA Blandongan. Lahannya sudah siap,” bebernya.

Dari sisi anggaran, Pemkot juga menyediakan dana sekitar Rp 7 miliar. Budi mengatakan IPLT itu untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Sebab pengelolaan limbah tinja, bertujuan untuk mengurangi tingkat pencemaran lingkungan. Apalagi limbah tinja sangat berbahaya bagi lingkungan, khususnya memengaruhi kualitas air. “Sehingga dengan adanya IPLT, maka limbah dapat diolah hingga dapat digunakan untuk pembuatan kompos,” jelasnya.

Tidak terealisasinya pembangunan IPLT, lanjut Budi, dikarenakan anggarannya harus dialihkan untuk menangani Covid-19. Sehingga tidak memungkinkan proyek itu tetap dilaksanakan tahun ini. “Seharusnya kemarin masuk lelang. Tetapi batal karena dialihkan,” jelasnya. (tom/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/