alexametrics
24.3 C
Probolinggo
Sunday, 6 December 2020

Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Innalillahi, Pulang Kerja, PNS Pemkab Pasuruan Tewas Tertabrak Truk Tronton

PURWOREJO, Radar Bromo – Agenda Slamet Supriyanto, 50, warga Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, untuk pulang ke rumahnya berujung tragis. Pria yang kesehariannya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di bagian hukum Pemkab Pasuruan ini, tewas usai ditabrak truk tronton di Jalan Kyai Ahmad Dahlan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Selasa (27/10).

Insiden kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 15.30. Sore itu, Slamet Supriyanto hendak pulang ke rumahnya usai bekerja. Ia mengendarai motor Honda Vario bernopol N 2175 TBL dari arah utara ke selatan.

Setibanya di Jalan Kyai Ahmad Dahlan ia bermaksud mendahului truk tronton nopol L 9829 UL yang berada di depannya dari arah kiri. Truk tronton ini dikemudikan oleh Hendri Dedi Riyanto, 26, warga Desa Taman Kuncaran, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Usai menyalip truk tronton ini, di depan korban ada kendaraan jenis minibus tidak diketahui, keluar dari gang dan berhenti dikarenakan hendak menyeberang ke arah barat. Sehingga korban berusaha menghindar.

“Namun korban oleng dan terjatuh mengarah ke kanan, hingga kemudian tertabrak ban belakang sebelah kiri dari truk tronton yang dikemudikan oleh Hendri Deni Riyanto. Korban langsung tewas di lokasi,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Indah Ramadani.

Indah menjelaskan jenazah korban langsung dievakuasi ke ruang pemulasaraan RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. Korban mengalami luka robek pada kepala. Sementara barang bukti (BB) berupa motor korban langsung diamankan ke unit laka satlantas Polres Pasuruan Kota di Jalan Balaikota Kota Pasuruan. BB motor mengalami kerusakan pada cover body depan pecah, spakbor depan pecah, dan lampu depan pecah. Kerugian materiil (kermat) diperkirakan ratusan ribu rupiah.

“Diduga penyebab kecelakaan ini dikarenakan korban lalai dan kurang berhati-hati saat mengendarai motornya. Sehingga ia oleng dan mengarah ke sisi kanan jalan. Akibatnya ia tertabrak oleh truk tronton yang berjalan dari arah utara,” sebut Indah. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Giliran Temukan Pintu Besi Bermotif Bunga di Goa Jepang

Temuan penting kembali didapati tim ekskavasi di Goa Jepang di Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

BERITA TERBARU

Stok Garam di Kab Pasuruan Masih Tersisa 2.200 Ton

Sampai awal Desember ini, stok garam hasil produksi petambak garam di Kabupaten Pasuuran belum seluruhnya terserap pasar.

Hewan Ternak Rentan Sakit Ini saat Musim Hujan

Musim hujan yang mengguyur Kabupaten Probolinggo sejak beberapa waktu lalu berpengaruh terhadap kesehatan hewan ternak.

Tekan Covid-19; Disiplin 3M Sama Pentingnya dengan Vaksin

Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan masih menjadi keharusan, meskipun program vaksinasi nantinya telah dijalankan.

Terdampak Pandemi, Pilot pun Nyambi Bisnis Online Shop

pilot maskapai penerbangan nasional ini mengaku, pendapatannya berkurang 30 persen sejak pandemi.

Musim Hujan, Saatnya Mulai Waspadai Demam Berdarah Dengue

Dinkes Kabupaten Probolinggo mengimbau agar masyarakat tak abai terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).