alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Bulan Depan Pelebaran Akses Bromo Harus Rampung

TOSARI, Radar Bromo – Wisatawan Gunung Bromo akan semakin dimanjakan. Akses wisata dari jalur Pasuruan, kini dilebarkan. Proyek ini bahkan butuh waktu tiga tahun. Kini tahun terakhir. Proyeknya ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2021.

PPK Rehabilitasi dan Pemeliharaan PHJD Wilayah UPT Probolinggo Emil Wahyudianto menjelaskan, pelebaran jalan di ruas Kejayan–Tosari, itu tengah dikebut. Pihaknya berharap proyek yang akan dibiayai melalui Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT) itu bisa selesai tepat waktu.

“Ruas jalan yang jadi menunjang kawasan strategis pariwisata nasional itu dilebarkan maksimal sekitar 6 meter,” kata Emil.

Pada tahun terakhir proyek itu bergulir, kata Emil, pelebaran akan dilakukan di sepanjang 8,6 kilometer. Total panjang ruas jalan Kejayan-Tosari sendiri mencapai 32 kilometer. Tetapi, sebagian besar sudah ditangani pada tahun-tahun sebelumnya. “Pelebaran di sepanjang sekitar 8,6 kilometer ini menyambung dari proyek tahun lalu,” katanya.

Sejauh ini, proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp 21 miliar itu sudah mencapai sekitar 61 persen. Emil optimistis proyek ini bisa tuntas sesuai jadwal. “Waktunya masih mencukupi. Ini terus mengejar target. Capaian 61 persen itu laporan yang kami terima minggu lalu. Tentu minggu ini sudah naik lagi,” katanya. (tom/rud)

TOSARI, Radar Bromo – Wisatawan Gunung Bromo akan semakin dimanjakan. Akses wisata dari jalur Pasuruan, kini dilebarkan. Proyek ini bahkan butuh waktu tiga tahun. Kini tahun terakhir. Proyeknya ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2021.

PPK Rehabilitasi dan Pemeliharaan PHJD Wilayah UPT Probolinggo Emil Wahyudianto menjelaskan, pelebaran jalan di ruas Kejayan–Tosari, itu tengah dikebut. Pihaknya berharap proyek yang akan dibiayai melalui Kemitraan Indonesia-Australia untuk Infrastruktur (KIAT) itu bisa selesai tepat waktu.

“Ruas jalan yang jadi menunjang kawasan strategis pariwisata nasional itu dilebarkan maksimal sekitar 6 meter,” kata Emil.

Pada tahun terakhir proyek itu bergulir, kata Emil, pelebaran akan dilakukan di sepanjang 8,6 kilometer. Total panjang ruas jalan Kejayan-Tosari sendiri mencapai 32 kilometer. Tetapi, sebagian besar sudah ditangani pada tahun-tahun sebelumnya. “Pelebaran di sepanjang sekitar 8,6 kilometer ini menyambung dari proyek tahun lalu,” katanya.

Sejauh ini, proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp 21 miliar itu sudah mencapai sekitar 61 persen. Emil optimistis proyek ini bisa tuntas sesuai jadwal. “Waktunya masih mencukupi. Ini terus mengejar target. Capaian 61 persen itu laporan yang kami terima minggu lalu. Tentu minggu ini sudah naik lagi,” katanya. (tom/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/