alexametrics
25 C
Probolinggo
Saturday, 13 August 2022

Vaksinasi Sapi di Kota Pasuruan Ditarget Rampung Empat Hari

PASURUAN, Radar Bromo –Vaksinasi pada ternak untuk mencegah merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Pasuruan mulai dilakukan. Diperkirakan, vaksinasi tersebut bisa rampung dalam empat hari.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Yudie Andi Prasetya menyatakan, vaksinasi PMK sudah dimulai Sabtu (25/6). Menurutnya, kuota vaksin PMK yang didistribusikan ke Kota Pasuruan sebanyak 300 dosis. Jumlah itu sesuai dengan populasi sapi.

“Karena memang prioritas pertama ditujukan pada sapi,” kata Yudie.

Di hari pertama lalu, vaksinasi sudah dilakukan pada 99 ekor sapi. Yudie menargetkan, vaksinasi PMK bisa rampung Rabu (29/6). Sehingga semua hewan ternak yang dimiliki peternak bisa terhindari dari wabah PMK. Yudie juga memastikan perkembangan kasus PMK saat ini mulai membaik.

“Per 25 Juni kemarin sudah ada sembilan ekor sapi yang dinyatakan sembuh setelah melewati masa inkubasi dan kondisinya pulih,” kata Yudie.

Saat ini, masih ada 40 ekor sapi yang bergejala PMK. Seluruhnya masih ditangani Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan. Yudie memastikan, timnya secara rutin memantau kondisi sapi-sapi dengan gejala PMK tersebut. Tim juga memberikan asupan vitamin dan pengobatan untuk menaikkan imun sapi tersebut.

“Selebihnya, masih dalam penanganan, karena semakin cepat terdeteksi artinya penanganannya bisa dilakukan lebih terukur. Tidak sampai infeksi lebih parah,” ungkap Yudie.

PASURUAN, Radar Bromo –Vaksinasi pada ternak untuk mencegah merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Pasuruan mulai dilakukan. Diperkirakan, vaksinasi tersebut bisa rampung dalam empat hari.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan Yudie Andi Prasetya menyatakan, vaksinasi PMK sudah dimulai Sabtu (25/6). Menurutnya, kuota vaksin PMK yang didistribusikan ke Kota Pasuruan sebanyak 300 dosis. Jumlah itu sesuai dengan populasi sapi.

“Karena memang prioritas pertama ditujukan pada sapi,” kata Yudie.

Di hari pertama lalu, vaksinasi sudah dilakukan pada 99 ekor sapi. Yudie menargetkan, vaksinasi PMK bisa rampung Rabu (29/6). Sehingga semua hewan ternak yang dimiliki peternak bisa terhindari dari wabah PMK. Yudie juga memastikan perkembangan kasus PMK saat ini mulai membaik.

“Per 25 Juni kemarin sudah ada sembilan ekor sapi yang dinyatakan sembuh setelah melewati masa inkubasi dan kondisinya pulih,” kata Yudie.

Saat ini, masih ada 40 ekor sapi yang bergejala PMK. Seluruhnya masih ditangani Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan. Yudie memastikan, timnya secara rutin memantau kondisi sapi-sapi dengan gejala PMK tersebut. Tim juga memberikan asupan vitamin dan pengobatan untuk menaikkan imun sapi tersebut.

“Selebihnya, masih dalam penanganan, karena semakin cepat terdeteksi artinya penanganannya bisa dilakukan lebih terukur. Tidak sampai infeksi lebih parah,” ungkap Yudie.

MOST READ

BERITA TERBARU

/