alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Selama Operasi Semeru Masih Banyak Ditemui Pengendara Enggan Pakai Helm

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Masih banyak warga yang enggan memakai helm saat bersepeda motor. Buktinya, selama hampir dua pekan Operasi Semeru dilakukan, Satlantas Polres Pasuruan Kota memberikan 2.682 kali teguran. Dan mayoritas karena tidak memakai helm.

KBO Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo Budiarto menyebut, pihaknya sudah memberikan 2.682 kali teguran hingga sabtu (25/6). Dan paling banyak disebabkan pengendara tidak memakai helm yang mencapai 877 pelanggaran. Namun, tidak ada pengendara yang ditilang.

“Adapula pengendara yang melanggar karena tidak melengkapi kendaraan sesuai standar. Seperti tidak ada kaca spion hingga nopol kendaraan tidak terpasang,” ungkapnya.

TAK STANDAR: Personel Satlantas mencegat pengendara yang motornya tak memakai spion. (Foto: Satlantas Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

Kepada pengendara yang melanggar, petugas memberikan penindakan yang humanis. Saat tidak memakai helm, maka kendaraannya harus ditinggal di lokasi. Lalu, pengendaranya harus mengambil helm di rumah untuk bisa membawa kendaraannya.

Ia mengaku, jumlah teguran yang diberikan petugas selama operasi ini cukup tinggi. Namun, rata-rata bukan karena faktor kesengajaan, melainkan lebih pada kesadaran. Mayoritas mereka tidak melengkapi kendaraan karena menilai jarak tempuh dekat.

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Masih banyak warga yang enggan memakai helm saat bersepeda motor. Buktinya, selama hampir dua pekan Operasi Semeru dilakukan, Satlantas Polres Pasuruan Kota memberikan 2.682 kali teguran. Dan mayoritas karena tidak memakai helm.

KBO Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo Budiarto menyebut, pihaknya sudah memberikan 2.682 kali teguran hingga sabtu (25/6). Dan paling banyak disebabkan pengendara tidak memakai helm yang mencapai 877 pelanggaran. Namun, tidak ada pengendara yang ditilang.

“Adapula pengendara yang melanggar karena tidak melengkapi kendaraan sesuai standar. Seperti tidak ada kaca spion hingga nopol kendaraan tidak terpasang,” ungkapnya.

TAK STANDAR: Personel Satlantas mencegat pengendara yang motornya tak memakai spion. (Foto: Satlantas Polres Pasuruan Kota for Jawa Pos Radar Bromo)

Kepada pengendara yang melanggar, petugas memberikan penindakan yang humanis. Saat tidak memakai helm, maka kendaraannya harus ditinggal di lokasi. Lalu, pengendaranya harus mengambil helm di rumah untuk bisa membawa kendaraannya.

Ia mengaku, jumlah teguran yang diberikan petugas selama operasi ini cukup tinggi. Namun, rata-rata bukan karena faktor kesengajaan, melainkan lebih pada kesadaran. Mayoritas mereka tidak melengkapi kendaraan karena menilai jarak tempuh dekat.

MOST READ

BERITA TERBARU

/