alexametrics
24.6 C
Probolinggo
Monday, 8 August 2022

RSUD Grati Tetap Siagakan Ruang Covid meski Kasus Mereda

GRATI, Radar Bromo – Temuan kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, sudah melandai. Bahkan, tidak ada pasien positif Covid yang dirawat di RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan. Namun, rumah sakit milik pemerintah ini tetap menyediakan ruangan untuk pasien korona.

Direktur RSUD Grati dr. Dyah Retno Lestari mengatakan, ruang Covid masih tetap ada. Saat ini, tersedia 18 tempat tidur. Sebab, tidak ada pasien yang terkonfirmasi positif yang dirawat. Ini sudah terjadi sejak sebelum Ramadan 1443 Hijriah.

Jumlah ruang Covid ini jauh berkurang dibanding dulu. Saat pandemi masih mengganas, RSUD Grati menyiapkan 58 tempat tidur bagi pasien Covid. Sejumlah 40 tempat tidur di ruang isolasi dan 18 lainnya di ruang intensive care unit (ICU).

“Saat ini, nihil pasien. Cuma untuk ruang Covid masih kami siagakan. Sebab, status pandemi kan belum dicabut,” ungkapnya.

Pihaknya meminta masyarakat tetap menjaga protokoler kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah. Masker hanya boleh dilepas di tempat terbuka, namun di dalam ruangan tetap harus pakai masker. Begitu pula saat berada di keramaian.

“Masyarakat tidak boleh lengah. Meski angka temuan Covid sudah landai. Tetap tidak boleh abai prokes. Masker tetap harus dipakai sesuai aturan,” pesannya. (riz/rud)

GRATI, Radar Bromo – Temuan kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, sudah melandai. Bahkan, tidak ada pasien positif Covid yang dirawat di RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan. Namun, rumah sakit milik pemerintah ini tetap menyediakan ruangan untuk pasien korona.

Direktur RSUD Grati dr. Dyah Retno Lestari mengatakan, ruang Covid masih tetap ada. Saat ini, tersedia 18 tempat tidur. Sebab, tidak ada pasien yang terkonfirmasi positif yang dirawat. Ini sudah terjadi sejak sebelum Ramadan 1443 Hijriah.

Jumlah ruang Covid ini jauh berkurang dibanding dulu. Saat pandemi masih mengganas, RSUD Grati menyiapkan 58 tempat tidur bagi pasien Covid. Sejumlah 40 tempat tidur di ruang isolasi dan 18 lainnya di ruang intensive care unit (ICU).

“Saat ini, nihil pasien. Cuma untuk ruang Covid masih kami siagakan. Sebab, status pandemi kan belum dicabut,” ungkapnya.

Pihaknya meminta masyarakat tetap menjaga protokoler kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah. Masker hanya boleh dilepas di tempat terbuka, namun di dalam ruangan tetap harus pakai masker. Begitu pula saat berada di keramaian.

“Masyarakat tidak boleh lengah. Meski angka temuan Covid sudah landai. Tetap tidak boleh abai prokes. Masker tetap harus dipakai sesuai aturan,” pesannya. (riz/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/